Ngaopi Pagi

FOKUS : Bedak Pupur Banowati

KOCAP kacarita, Dewi Banowati bukanlah tokoh terpenting dalam wiracarita Mahabarata. Namun, siapa bisa memungkiri, peran dan kedudukan Banowati?

FOKUS : Bedak Pupur Banowati
tribunjateng/bram
Achiar Permana wartawan tribun jateng 

Oleh Achiar M Permana

Wartawan Tribun Jateng

KOCAP kacarita, Dewi Banowati bukanlah tokoh terpenting dalam wiracarita Mahabarata. Namun, siapa bisa memungkiri, peran dan kedudukan Banowati?

Dia adalah permaisuri Prabu Duryudana, maharaja Astinapura. Dikisahkan, Dewi Banowati berwatak jujur, penuh belas kasih, jatmika alias penuh sopan santun, tetapi agak sedikit genit.

Barangkali bukan genit, dalam pengertian perempuan penggoda. Banowati seorang pesolek, dia pemuja kecantikan. Dia gemar berdandan, demi membuat kecantikannya kian "cetar membahana".

Oleh karena kecantikan dan kegemarannya berdandan, Banowati kerap menjadi rujukan para perempuan di Astina. Apa saja yang dipakai Banowati untuk berdandan, itu pula yang bakal dipakai para gadis di Astina. Para gadis itu merasa perlu tahu bedak pupur dan lulur Banowati, dan kemudian memakainya pula. Demi mendapatkan kecantikan paripurna, seperti Banowati.

Siapa menampik kecantikan Banowati? Bukankah Arjuna pun, sang Lelananging Jagad, terpikat pada kecantikan sang dewi?
"Sampean ya dhegdhegan ta, yen ketemu wong ayu moblong-moblong kaya Banowati," tiba-tiba Dawir, sedulur sinarawedi saya, berbisik.

Tak heran, banyak pula pembuat pupur dan lulur yang mencoba mendekati Banowati. Mereka ingin, pupur dan lulur buatannya dipakai Banowati, yang pada gilirannya akan dipakai pula oleh para perempuan di Astina. Siapa yang bisa mendekati Banowati, dan sukses menyodorkan pupur dan lulur buatan mereka, keuntungan berlipat ganda membayang di depan mata.

Rupanya, kisah seperti Banowati dan kegemarannya berdandan, itu yang kini terjadi. Ketika sejumlah artis yang terlibat endorsement kosmetik ilegal, saya membayangkan, pemilik produk kecantikan itu sedang memanfaatkan keterkenalan Banowati, ups, para artis demi mendapatkan keuntungan.

Sedikitnya enam artis terkenal menjadi endorser kosmetik ilegal asal Kediri, Jawa Timur. Dua dari tujuh artis endorse produk kecantikan ilegal bermerek Derma Skin Care (DSC) tersebut diduga Via Vallen dan Nella Kharisma, dua penyanyi yang melejit lewat panggung dangdut koplo. Artis jelita, yang juga istri seorang petinggi televisi, Nia Ramadhani, juga disebut-sebut terkait dalam kasus tersebut.

Halaman
12
Penulis: achiar m permana
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved