Polda Jateng Ajukan Gugatan ke Pengadilan Niaga Semarang, Gugat 24 Penghuni Rumah Dinas Polri

Polda Jateng mengajukan gugatan atas Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap 24 tergugat penghuni rumah dinas ke Pengadilan Niaga (PN) Semarang.

Polda Jateng Ajukan Gugatan ke Pengadilan Niaga Semarang, Gugat 24 Penghuni Rumah Dinas Polri
TRIBUN JATENG/RIVAL ALMANAF
Bupati Jepara Ahmad Marzuqi sempat diperiksa KPK di kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polda Jateng mengajukan gugatan atas Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap 24 tergugat ke Pengadilan Niaga (PN) Semarang.

Gugatan tersebut lantaran para tergugat menghuni sebidang tanah, beserta bangunan yang merupakan rumah dinas Polri (Rumah Negara Golongan II).

Bangunan yang ada di Jalan Erlangga Tengah, Peleburan, Semarang itu, tidak hanya satu bangunan saja melainkan dari beberapa bangunan.

Gugatan yang dilayangkan ke Pengadilan Niaga (PN) Semarang itu, menggugat atas nama tergugat, di antaranya, Toto Suhartanto, Niken Ulfasari, Sugiarso, Umi Salamah, Nawolo Brahmantyo, Sunarni Cindarbumi, Suranto Teguh Yuwono, dan Puji Rahayu, serta tergugat lainnya.

Telah Diresmikan Kapolda Jateng, Bangunan Mapolres Kudus Ternyata Melanggar Tata Lingkungan Hidup

Ke-24 tergugat tersebut, merupakan penghuni bangunan rumah negara Golongan II), dengan nomor rumah 2, 4, 6, 8, 10, 12, 14, 16 untuk rumah yang beralant di Jalan Erlangga Tengah IV.

Selain itu, ada juga tergugat, dari rumah negara yang ada di Jalan Erlangga Tengah II Nomor 20, RT 10 RW 4, Pleburan, Semarang.

Disebutkan oleh Bantuan dan Nasehat Hukum Polda Jateng, Kompol Hartono, terkait gugatan tersebut belum ada penetapan jadwal sidang.

"Kami akui sudah didaftarkan gugatan tersebut, dan kami memang tidak tahu pasti yang menempati ahli waris atau bukan, oleh karena itu, perlu diuji di pengadilan nanti," katanya, singkat, Senin (17/12/2018).

Adapun petitum permohonan yang diajukan Polda Jateng, sebagaimana yang tertera dalam Sistem Informasi Penelusuran (SIPP) PN Semarang, menyebutkan, meminta majelis mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya.

Kemudian menyatakan sah dan berharga sita jaminan terhadap sebidang tanah dan bangunan Rumah Negara Golongan II itu.

Tanggap Bencana di Musim Hujan, Polda Jateng Siagakan Sabhara dan Brimob

Selanjutnya, menyatakan bahwa sebidang tanah dan bangunan Rumah Negara Golongan II, secara yuridis sah dalam penguasaan penggugat yang sampai sekarang masih dalam status rumah negara golongan II.

Disebutkan juga oleh, Panitera Muda Perdata pada PN Semarang, Meylina Dwiyanti, bahwa pihaknya, mengaku telah menerima gugatan PMH tersebut.

Dikatakannya, perkara tersebut tercatat dengan nomor perkara 555/Pdt.G/2018/PN Smg, dengan penggugatnya adalah Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah.

"Masih tahap pendaftaran perkara, baru diajukan belum lama ini," ungkapnya, singkat. (*)

Penulis: hesty imaniar
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved