Ketua Gapensi Kota Semarang Minta Pemkot Tindak Tegas Kontraktor Nakal

Ketua Gapensi Kota Semarang, Devri Alfiandy, mengatakan berbagai proyek pekerjaan yang sudah terlanjur mengalami keterlambatan harus disikapi tegas

Ketua Gapensi Kota Semarang Minta Pemkot Tindak Tegas Kontraktor Nakal
TRIBUN JATENG/M ZAENAL ARIFIN
Ketua BPC Gapensi Kota Semarang, Devri Alfiandy. 

Untuk itu, ia meminta Pemkot harus tegas. Jika kontraktor ternyata tidak bisa mengerjakan dengan baik, harus diblacklist dan tidak boleh mengikuti lelang di Kota Semarang selama dua tahun.

Disamping itu, OPD juga harus aktif turun lapangan guna melakukan supervisi. Tujuannya agar pekerjaan tidak dilakukan asal-asalan yang hasilnya justru merusak hasil pekerjaan. Selain itu juga untuk memberikan support kepada rekanan agar segera menyelesaikan pekerjaan sebagaimana kontrak kerja.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah proyek pekerjaan di beberapa OPD Pemkot Semarang mengalami keterlambatan dalam pengerjaannya.

Dikhawatirkan, berbagai proyek fisik dengan anggaran puluhan miliar tersebut tidak selesai sampai batas akhir kontrak.

Di Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang, ada beberapa pekerjaan yang deviasi progres pekerjaannya tercatat minus. Di antaranya, pembangunan gedung parkir 8 lantai di Balai Kota Semarang.

Selain pekerjaan di Distaru, pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang juga ada yang terlambat. Kepala DPU Kota Semarang, Iswar Aminuddin mengatakan, ada satu pekerjaan yang molor dari total 46 pekerjan yang dikerjakan DPU pada 2018 ini.

"Itu pekerjaan pelebaran jalan di Kalipancur. Kontraknya kurang lebih Rp 15 miliar. Pelebaran jalan sama jalur pedestrian. Kalipancur itu di Jalan Abdurrahman Saleh," katanya. (Nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved