Serapan Tenaga Kerja di Kudus Didominasi Sektor Industri
Kepala Badan Pusat Statistuk (BPS) Kabupaten Kudus, Rahmadi Agus mengatakan, beberapa tahun terakhir banyak industri padat karya
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: galih pujo asmoro
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Serapan tenaga kerja di Kabupaten Kudus didominasi oleh sektor industri.
Bahkan belakangan banyak tenaga kerja yang tidak hanya terserap industri yang ada di Kudus, melainkan juga Jepara.
Kepala Badan Pusat Statistuk (BPS) Kabupaten Kudus, Rahmadi Agus mengatakan, beberapa tahun terakhir banyak industri padat karya yang dibangun di Jepara.
Sehingga banyak tenaga kerja yang terserap di sana.
“Kemungkinan terserap ke sana. Karena itu merupakan bagian dari peluang angkatan kerja untuk bisa bekerja,” kata Rahmadi Agus, Rabu (19/12/2018).
Dia mengatakan, pada 2017 tingkat partisipasi angkatan kerja mengingkat sebesar 0,71 persen yaitu sebesar 71,75 persen dibanding dengan tahun 2015 yang hanya sebesar 71,04 persen.
Dari angka tersebut, katanya, terjadi serapan yang cukup signifikan.
Industri menduduki urutan pertama yaitu sebesar 37,36 persen.
Kemudian disusul sektor perdagangan dan jasa sebesar 22,03 persen dan jasa kemasyarakatan dan kerajinan 13,26 persen.
Terkait hal tersebut, apakah akan menekan angka pengangguran, menurut Rahmadi, tentu berimbas pada angka pengangguran.
Jika dilihat dari survei angkatan kerja, pada 2015 angka pengangguran sebesar 5,04 persen.
Sedangkan pada 2017 mengalami penuruna menjadi 3,56 persen.
“Jika lapangan pekerjaan terus berkembang, angka pengangguran akan terus mengecil,” kata dia.
Menurutnya, klasifikasi pengangguran itu terdiri atas penduduk yang sedang mencari pekerjaan dan tidak ada pekerjaan lain, penduduk yang sedang persiapan usaha, penduduk yang sudah diterima kerja namun belum mulai bekerja, serta penduduk yang sudah tidak mencari kerja karena putus asa. (*)