Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kaligawe Surut, Hendi Tepati Janji Fokus Tangani Banjir

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menepati janjinya untuk fokus dalam penanganan banjir yang menggenang di jalur pantura Kaligawe, Kota Semarang

Editor: galih permadi
ISTIMEWA
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menepati janjinya untuk fokus dalam penanganan banjir yang menggenang di jalur pantura Kaligawe, Kota Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menepati janjinya untuk fokus dalam penanganan banjir yang menggenang di jalur pantura Kaligawe, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Hal ini terlihat dari sejumlah titik di sekitar jalan Kaligawe yang sudah telihat kering, setelah selama beberapa hari terakhir terendam banjir.

Salah satu titik banjir yang telah kering tersebut misalnya ada pada jalan menuju Kawasan industri Terboyo, Kota Semarang.

Akses jalan yang sebelumnya sempat terendam hingga se-betis orang dewasa tersebut kini sudah dapat lancar dilalui.

Permukiman sekitar yang kondisinya sempat memprihatinkan karena terus terendam banjir kini juga mulai terlihat surut.

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi titu pun berterima kasih kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana yang telah menaruh perhatian besar untuk menyelesaikan pengerjaan rumah pompa di Kali Sringin.

"Ya hari ini kita lihat jika pompa-pompa sudah mulai beroperasi untuk menyedot air yang menggenang di wilayah Kaligawe dan sekitarnya, saya ucapkan terima kasih kepada BBWS," pungkas Wali Kota Semarang yang juga merupakan politisi PDI Perjuangan tersebut.

"Saya harap tentu saja sinergi dalam penanganan banjir seperti ini bisa terus ditingkatkan, agar kejadian yang sama dapat kita antisipasi," pungkasnya saat meninjau rumah pompa Kali Sringin, Kamis (20/12).

Hendi juga mengatakan jika dia telah meminta kepada seluruh jajarannya untuk meningkatkan kesiagaan dalam menghadapi curah hujan yang tinggi hingga akhir tahun.

Dirinya mengatakan jika Semarang menurut prediksi BMKG termasuk dalam wilayah yang mendapatkan curah hujan tinggi, sehingga butuh kesiagaan untuk dapat mengantisipasi dampak yang muncul akibatnya.

BMKG sendiri melalui siaran persnya pada tanggal 14 Desember 2018 telah mengimbau masyarakat untuk mewaspadai Daerah-daerah yang diprediksi berpotensi curah hujan tinggi, khususnya pada daerah yang rawan banjir di sebagian besar Sumatera, Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Kalimantan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan sebagian kecil Papua.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Iswar Aminuddin menjelaskan jika dirinya akan meningkatkan sinergitas dengan BBWS Pemali Juana serta instansi terkait, untuk dapat melakukan antisipasi datangnya curah hujan yang tinggi tersebut.

"Sesuai arahan Pak Wali kami lakukan evaluasi serta pembersihan seluruh drainase di Kota Semarang, termasuk inlet yang berada di jalan supaya bisa meminimalisir genangan air," jelasnya.

"Pompa-pompa untuk menyedot air yang ada di Kota Semarang juga kita siapkan untuk antisipasi, termasuk pompa Karangroto yang mendukung kolam retensi Banjardowo untuk meminimalisir banjir di wilayah ini (Kaligawe)," tutur Iswar.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved