Breaking News:

Kepala Bagian Pengadaan Pemkot Semarang: Ada Aturan, 1 Kontraktor Bisa Kerjakan Lebih dari 6 Proyek

Pemerintah Kota Semarang dalam beberapa tahun terakhir mulai menunjukkan agresifitasnya dalam melakukan pembangunan Kota Semarang.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: galih permadi
Tribunjateng.com/M Zaenal Arifin
CEK PEMBANGUNAN - Pejabat Distaru Kota Semarang meninjau pembangunan gedung parkir 8 lantai di kompleks Balai Kota Semarang, Senin (17/12). 

Terkait hal tersebut, Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (BLPBJ) Kota Semarang, Moch Imron, meminta untuk masyarakat dapat memahami aturan tidak secara parsial, sehingga menimbulkan salah tafsir.

Dirinya menegaskan jika tudingan tersebut tidak berdasar dikarenakan bila menilik kasus PT Mina Fajar Abadi, disebutkan jika merujuk aturan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 bahkan perusahaan yang bersangkutan boleh mengerjakan hingga 13 project.

"Memang benar tertulis bahwa untuk usaha non kecil, nilai kemampuan paket yang ditentukan adalah 6 atau bernilai 1,2 dikali N," tutur Imron, di ruang kerjanya, Kamis (20/12/2018).

Dalam Perpres tersebut ada variabel N yang merupakan variabel untuk jumlah paket terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 tahun terakhir.

Lebih lanjut Imron menjelaskan jika dalam kasus PT Mina Fajar Abadi ditetapkan N memiliki nilai 11 project, berdasarkan pengalaman perusahaan tersebut yang telah terverifikasi di Tahun 2017.

"Maka penghitungannya adalah 1,2 dikalikan dengan 11, hasilnya adalah 13,2, atau perusahaan tersebut dimungkinkan mengerjakan pekerjaan sebanyak 13 paket di tahun 2018. Saya rasa rumus ini yang harus kita pahami lagi untuk kemudian bisa kita awasi bersama," tegas Imron. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved