Breaking News:

Menteri Jonan Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji Saat Natal dan Tahun Baru Aman

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan, melakukan kunjungan kerja langsung ke Terminal BBM Semarang Group milik PT Pertamina (Persero)

TRIBUN JATENG/BARE KINGKIN KINAMU
Pengguna Pertamax saat isi BBM di SPBU Jalan Sriwijaya Semarang, Rabu (10/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Desta Leila Kartika.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebagai bentuk pengawasan, antisipasi kecukupan pasokan, serta penyaluran BBM dan Elpiji saat perayaan hari Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan, melakukan kunjungan kerja langsung ke Terminal BBM Semarang Group milik PT Pertamina (Persero).

Menteri ESDM didampingi oleh Direktur BBM BPH Migas, Patuan Alfon, dan Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina (Persero), Mas’ud Khamid, memberikan arahan kepada seluruh jajaran Pertamina, untuk memastikan pasokan BBM dan LPG demi kelancaran hari Natal dan tahun baru 2019.

“Saya menginstruksikan kepada jajaran BPH migas dan Pertamina, untuk dapat melayani sepenuhnya kebutuhan BBM dan Elpiji kepada masyarakat jelang hari Natal. Penuhi semua kebutuhan masyarakat, jangan sampai ada kekurangan," tutur Jonan, pada Tribunjateng.com, Kamis (20/12/2018).

Seiring dengan banyaknya aktivitas bepergian pada masa libur Natal dan Tahun Baru, Jonan memastikan Pemerintah akan menambah pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM), agar masyakarat dapat berlibur dengan nyaman.

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, penambahan volume BBM tersebut akan difokuskan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), pada jalur yang biasa dilalui masyarakat untuk berlibur, pintu masuk dan keluar jalan tol, serta daerah tujuan wisata.

"Berdasarkan realisasi tahun lalu kenaikan konsumsi BBM sekitar 8 persen dan tahun ini bisa lebih tinggi, maka pasokan akan ditambah sekaligus disesuaikan. Namun, untuk BBM solar konsumsi trennya turun karena kegiatan industri pada periode itu juga turun," jelasnya.

Jonan menyebut, wilayah yang volumenya naik biasanya fokus di pintu masuk dan keluar jalan tol. Sekarang tol Trans Jawa sudah selesai, volume BBM di pintu masuk dan keluarnya ditambah, pihaknya yakin selama Natal dan Tahun Baru banyak orang bepergian melalui jalan Tol Trans Jawa.

"Untuk memperkuat ketahanan distribusi BBM dan Elpiji, Pemerintah menugaskan Pertamina untuk mengamankan supply BBM dan Elpiji di Terminal BBM sekligus Depot Elpiji Pertamina, selain itu memperkuat layanan BBM dan Elpiji di lembaga penyalur, serta memberikan layanan BBM dan Elpiji di tempat yang rawan dengan kepadatan," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved