Emak-emak Pasang Baliho Prabowo-Sandi di Depan Rumah, Bawaslu Kota Semarang: Boleh

Bawaslu Kota Semarang, menanggapi emak-emak memasang baliho salah satu pasangan capres di halaman rumahnya, di Jalan Dr Sutomo Nomor 53 Semarang.

Emak-emak Pasang Baliho Prabowo-Sandi di Depan Rumah, Bawaslu Kota Semarang: Boleh
KOMPAS.com/NAZAR NURDIN
Habibah, salah satu relawan pasangan calon presiden nomor urut 2, memasang baliho Prabowo-Sandiaga di depan rumahnya, di Jalan Sutomo Semarang, Jumat (21/12/2018) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang, Jawa Tengah menanggapi viral seorang emak-emak yang memasang baliho salah satu pasangan calon presiden di halaman rumahnya, di Jalan Dr Sutomo Nomor 53 Semarang.

Pemasangan baliho capres-cawapres di depan rumahnya sendiri dibolehkan, asalkan sesuai dengan ketentuan.

“Boleh. Selama itu mendapat izin tertulis dari pemilik rumah dan tidak dilarang oleh peraturan wali kota nomor 65 tahun 2018 dan PKPU Nomor 23 tahun 2018,” ujar Ketua Bawaslu Kota Semarang M Amin, saat dihubungi, Sabtu (22/12/2018).

Amin menjelaskan, bahwa semua alat peraga kampanye di Pileg maupun Pilpres pemasangannya difasilitasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sebelum dilakukan fasilitasi, desain alat peraga dibuat oleh pasangan calon.

Kemudian, lokasi pemasangan juga telah diatur dalam Perwal nomor 65 tahun 2018.

Dalam beleid itu, diatur lokasi mana saja yang dilarang seperti tempat ibadah, tempat pendiikan, Jalan Pemuda, dan sejumlah titik lainnya.

Pemasangan juga dilarang di tiang listrik, atau rumah seorang kecuali mendapat izin secara tertulis.

Terkait postingan video yang menjadi viral di jejaring WhatsAPP, Amin menerangkan bahwa pihaknya tidak pernah menertibkan baliho/spanduk sebagaimana yang ditulis dalam caption postingan tersebut.

Bawaslu juga tidak pernah ada laporan tertulis jika seorang keberatan atas tindakan pencopotan.

“Kami tegaskan, terkait video viral itu tidak pernah ada laporan baik tertulis, telpon, wa, atau alat komunikasi yang lain. Kalau ada aduan pasti kami tindaklanjuti,” ujarnya.

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved