Ribuan Santri Ikuti Muhasabah Wat Tarbiyah di Ponpes Askhabul Kahfi Mijen Semarang

Ribuan santri mendengarkan nasihat dan arahan pengasuh ponpes menjelang libur panjang semester gasal, di Kampus 3 Pondok Pesantren Askhabul Kahfi.

Ribuan Santri Ikuti Muhasabah Wat Tarbiyah di Ponpes Askhabul Kahfi Mijen Semarang
IST
Pengasuh Ponpes Askhabul Kahfi KH. Masruchan Bisri memberikan arahan dan nasihat kepada para santri menjelang libur panjang semester gasal, di Kampus 3 Pondok Pesantren Askhabul Kahfi, Kelurahan Karangmalang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. 

Begitu pula amal-amal kebajikan yang dilaksanakan dengan baik dan ikhlas, maka akan menumbuhkan sinar dalam hati dan cahaya dalam wajah. Sebagaimana dikatakan oleh sebagian ulama,

قَالَ بعضهم : اِنَّ لِلْحَسَنَةِ نُوْرًافِيْ الْقَلْبِ وَضِيَاءً فِيْ الْوَجْهِ وَسَعَةَ فِىْ الرِّزْقِ وَمَحَبَةً فِيْ قُلُوْبِ النَّاسِ.

Artinya :” Sesungguhnya amal kebaikan meninggalkan jejak sinar dalam hati, cahaya di wajah, keluasan dalam rizki dan kasih sayang dalam hati orang-orang”.

Seseorang yang dalam hatinya terpendam kejahatan dan i`tiqod yang buruk, maka akan nampak jelas diraut mukanya, yakni: ciut, suram dan bengis serta ucapannya banyak yang melenceng dan salah. Amirul mukminin Usman RA, berkata: “ Seseorang tidak memendam sesuatu dalam hatinya, melainkan Allah SWT akan menampakkannya melalui raut mukanya dan salah dalam ucapannya “.

Begitu pula orang yang senantiasa beribadah, berbuat kebaikan, beramal sholeh, yang disertai dengan penuh keikhlasan kepada Allah SWT, maka akan nampak kelembutan, keanggunan, keteduhan, dan manis berseri-seri pada raut mukanya.

Oleh karena itu Umar bin Khattab berkata, yang artinya “ Barang siapa yang memperbaiki bathinnya, maka Allah akan memperbaiki lahirnya”.

Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Sa`id Al Khudri, Rosullullah SAW bersabda: ”Seandainya seseorang dari kalian melakukan amal dalam sebuah batu yang tertutup rapat, tanpa ada pintu dan celah di dalamnya, niscaya amalnya akan diketahui oleh orang-orang apapun amalnya itu”. (HR. Imam Ahmad ).

Maksudnya ialah amal tersebut akan membekas dan tanda bekasnya bisa diketahui.(*)

Penulis: Abduh Imanulhaq
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved