Breaking News:

Fakta Baru 2 Lelaki Telanjang Pelukan Dalam Mobil di Pati, Kata Hotman Paris-Keterangan Polisi

Pengacara Hotman Paris Hutapea mengunggah statementnya mengenai kasus pelanggaran hukum dari hubungan gay atau lelaki dengan lelaki

Editor: muslimah
Istimewa
Polisi amankan dua pria tanpa busana yang saling berpelukan di depan Pasar Trangkil Pati. 

TRIBUNJATENG.COM - Pengacara Hotman Paris Hutapea mengunggah statementnya mengenai kasus pelanggaran hukum dari hubungan gay atau lelaki dengan lelaki.

Hal ini diketahui dari unggahan Hotman pada akun instagramnya, @hotmanparisofficial, yang diunggah Minggu (23/12/2018).

Hotman menuturkan menurutnya, pelanggaran hukumpada pesta seks sesama jenis masih menjadi pertanyaan.

"Pesta seks sesama jenis, itu dari aspek hukum mendapat sedikit pertanyaan," ujar Hotman.

Menurutnya hal ini lantaran perzinaan disebut demikian ketika berbeda jenis dan satu pelakunya telah terikat perkawinan.

"Karena apa, kalau perzinaan itu kan harus beda jenis, dan juga harus ada salah satu terikat perkawinan, kalau ini laki sama laki, aku belum menemukan pasalnya, ya."

 Selain itu ia juga berpendapat jika menyalahi hukum mengenai pornografi, ia juga kurang sepakat.

2 Lelaki Telanjang Pelukan di Dalam Mobil di Trangkil, Wabup Pati: Keduanya Warga Sampang Madura

Fakta Lengkap 2 Lelaki Telanjang Pelukan di Dalam Mobil di Trangkil Pati, Awalnya Terlihat Normal

Kronologi Lengkap Saksi yang Pergoki 2 Lelaki Telanjang di Dalam Mobil Depan Pasar Trangkil Pati

UPDATE, Ini Dugaan Penyebab Dua Lelaki Telanjang Pelukan di Dalam Mobil di Depan Pasar Trangkil Pati

Menurutnya, terkena pasal pornografi apabila dilakukan di depan publik.

"Yang kedua kalau itu dianggap pornografi, salah satu unsur pornografi kan harus di depan umum, harus di depan publik pesta seks tersebut, kalau dalam ruangan tertutup ya, masih menjadi perdebatan dipersidangan itu."

"Terus kalau mengenai kenapa sesama jenis itu memang terlalu kompleks si," pungkas Hotman yang mengenakan atasan jas dan celana berwarna biru tersebut.

Sebelumnya telah ada dua lelaki di Pati, yang diamankan oleh polisi. Meskipun demikian polisi masih menelusuri apakah mereka pasangan gay atau bukan.

Kejadian tersebut bermula pada Kamis (20/12/2018) sekitar pukul 14.15 WIB.

Dua orang laki-laki yang berada dalam sebuah mobil itu mengundang kecurigaan warga lantaran membuang pakaiannya ke luar mobil.

Lewat kecurigaan tersebut, akhirnya seorang warga melaporkan kejadian tersebut pada pihak kepolisian.

Menurut keterangan dari Kasat Reskrim Polres Pati, AKP Yusi Andi Sukmana Jumat (21/12/2018), warga melaporkan ada nya dua orang laki-laki yang berperilaku aneh saat memasuki mobil.

Mobil tersebut diparkirkan di depan Pasar Trangkil, Pati Jawa Tengah.

Dari keterangan warga, diketahui bahwa warga sama sekali tidak menaruh curiga pada kedua pria tersebut saat masih berada di luar mobil.

Mereka masih menggunakan pakaian lengkap dan hanya mengobrol di sekitar mobil.

Namun, setelah kedua pria ini memasuki mobil, keanehan itu pun muncul.

Mereka melepaskan pakaian mereka dan membuangnya begitu saja keluar mobil.

Melihat kejadian tersebut, warga kemudian mendekati mobil dan dilihatlah dua orang pria tadi sedang berpelukan di dalam jok tengah.

"Kedua lelaki itu melempar pakaiannya ke luar mobil. Warga yang mencurigai kemudian melaporkan kejadian itu kepada polisi," terang AKP Yusi Andi dikutip dari kompas.com.

8 Fakta Penemuan 2 Pria Aneh tanpa Busana Jadi Tontonan, Pelukan Mesra dalam Mobil hingga Overdosis
8 Fakta Penemuan 2 Pria Aneh tanpa Busana Jadi Tontonan, Pelukan Mesra dalam Mobil hingga Overdosis (kolase/tribun jateng/tribunvideo)

Mendapatkan laporan tersebut, pihak kepolisian dipimpin oleh Kapolsek Wedarijaksa AKP Teguh Heri Rusianto langsung terjun ke lokasi kejadian.

Setelah pihak kepolisian sampai di lokasi, polisis mengimbau agar dua orang tersebut keluar dari mobil.

Namun perintah dari polisi tidak di gubris dan dua pris tersebut masih melanjutkan kegiatannya di dalam mobil.

Akhirnya pihak kepolisian mengupayakan dua pria tersebut keluar secara paksa.

"Ketika dibuka, di dalam mobil tercium aroma tak enak yang belakangan adalah kotoran manusia tercecer di mobil."

"Diduga, kotoran salah satu dari kedua orang itu. Saat itu keduanya melantur dan tak bisa diajak berkomunikasi."

"Kami kemudian mengamankan mereka dan lantas dibawa ke RSU Soewondo Pati untuk diperiksa," kata Yusi.

Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya identitas kedua pelaku tersebut didapatkan oleh pihak kepolisian.

Kedua pria tersebut adalah MR (34) warga Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dan DN (48) warga Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Mereka menaiki minibus Suzuki Ertiga B 2254 KFB yang merupakan mobil hasil menyewa atau rental.

"(Keduanya) Seorang pekerja biro jasa dan seorang pekerja swasta. Pengakuannya mereka hendak ke Jakarta."

Menurut Jon, hasil pemeriksaan tim media RSU Soewondo Pati, keduanya positif mengkonsumsi sabu.

"Tes urin positif, sehingga kasus dilimpahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Pati," kata Jon.

Namun terkait dugaan kedua pria tersebut adalah gay, pihak kepolisian masih terus mendalami dugaan tersebut.

"Kami masih dalami apakah keduanya itu pasangan gay. Yang jelas mereka menggunakan sabu," tegas Jon.

Identitas dari kedua pria tersebut juga dijelaskan oleh Wakil Bupati Pati, Saiful Arifin.

Ia mengaku geram lantaran nama Kabupaten Pati jadi ikut tercemar setelah perbuatan kedua pria itu.(TribunWow.com)

Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved