Bengkelung Park, Destinasi Wisata Baru di Kajen, Ada Air Terjun
Libur Natal dimanfaatkan sebagian orang berlibur bersama keluarga, salah satunya mengunjungi objek wisata Bengkelung Park di Kabupaten Pekalongan
Penulis: budi susanto | Editor: m nur huda
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Libur Natal dimanfaatkan sebagian orang untuk berlibur bersama keluarga, salah satunya mengunjungi objek wisata Bengkelung Park di Kabupaten Pekalongan.
Bengkelung Park termasuk objek wisata baru di Pekalongan. Pengunjung dapat menikmati pemandangan alam berupa aliran sungai yang segar dan jernis.
Indahnya pemandangan alam di Bengkelung Park dan disediakan spot foto yang menarik, membuat lokasi wisata yang terletak di Desa Sidoharjo Kecamatan Doro tersebut ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Jarak yang tidak terlalu jauh dari pusat Pemerintahan Kabupaten Pekalongan, menjadikan lokasi wisata yang baru dibuka November lalu menjadi spot yang kini tengah hit di media sosial.
Pasalnya, jarak ke Bengkelung Park, hanya sekitar 17 kilometer dari Alun-alun Kajen atau waktu jarak tempuh sekitar 35 menit.
Banyak di antara pengunjung yang percaya bahwa air di Bengkelung Park merupakan air yang dapat menyembuhkan penyakit.
Seperti dikatakan Riski Kurniawan (37) warga Desa Sawangan Kecamatan Doro satu di antara pengunjung, menurutnya wisata Bengkelung Park merupakan wisata yang menarik dan ada kepercayaan bahwa air dalam kedung yang ada di Bengkelung Park dapat menyembuhkan penyakit.
“Entah isu atau tidak saya kurang tahu, tapi wisata di sini benar-benar bagus, saya sempat mandi dan berenang tadi,” jelasnya, Selasa (25/12/2018).
Riski menambahkan, adanya sungai yeng memiliki keadalam 2 hingga tiga meter dan air yang masih jernih menambah daya untuk berkunjung ke Bengkelung Park.
“Tidak ada tiket masuk, hanya bayar parkir Rp 2 ribu sudah bisa berenang, airnya alami lagi. Tapi saya berharap pengelola agar merapikan area wisata, supaya lebih menarik lagi. Selain itu juga ada pengawas yang bertugas mengawasi wisatawan yang berenang khususnya anak-anak karena sungai cukup dalam,” katanya.
Adapun Yasir warga sekitar yang juga ikut dalam pembukaan wisata Bengkelung Park menjelaskan, Bengkelung Park merupakan baru dibuka satu bulan yang lalu.
“Berkat bantuan mahasiswa yang KKN di sekitar Desa dan memulai merintis dan menggerakkan para pemuda untuk mengembangkan wisata. Walau terbilang baru, namun sudah banyak dikunjungi wisatawan khusunya pada saat akhir pekan,” paparnya.
Pihaknya menambahkan, hari libur Natal pengunjung yang datang mencapai ratusan orang baik dari Kabupaten Pekalongan dan luar daerah.
“Kalau akhir pekan biasanya sampai lima ratusan orang. Dan libur Natal kali ini bisa mencapai hampir seribu pengunjung.
Terkait pengembangan Bengkelung Park masih mengandalkan swadaya dari masyarakat. Dan para wisatawan dikenai tarif parkir namun belum dikenai tiket masuk. Ke depan, kami akan lakukan penataan wisata dengan membangun beberapa bangunan diantaranya gardu pandang yang juga bisa digunakan spot foto,” tuturnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/beberapa-pengunjung-berenang-dan-mengabadikan-momen-di-bengkelung-park-kabupaten-pekalongan.jpg)