Polsek Mijen Ajak Tim Medis Puskesmas dan Pramuka Berikan Pelayanan di Libur Natal dan Tahun Baru

Kepolisian Sektor Mijen merangkul seluruh elemen pemerintahan tingkat kecamatan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat

Polsek Mijen Ajak Tim Medis Puskesmas dan Pramuka Berikan Pelayanan di Libur Natal dan Tahun Baru
Istimewa
Kapolsek Mijen, Kompol Warijan (tengah) melihat kesiapan kendaraan anggota untuk berpatroli mengamankan Natal dan tahub baru. 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kepolisian Sektor Mijen merangkul seluruh elemen pemerintahan tingkat kecamatan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang akan melaksanakan libur Natal dan Tahun baru.

Bukan hanya TNI dan Polri yang bekerjasama dalam pengamanan kali ini di kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Kendal tersebut.

Namun elemen lain mulai dari tim medis puskesmas, pemerintah kecamatan, pelajar dengan pasukan pramuka, hingga berbagai organisasi masyarakat.

"Polisi telah menginventarisir beberapa potensi kerawanan di antaranya kejahatan konvensional, potensi aksi terorisme, aksi intoleransi, kecelakaan moda transportasi, ketersediaan dan stabilitas harga pangan," terang Kapolsek Mijen, Kompol Warijan, Selasa (25/12/2018).

Dengan potensi kerawanan yang terjadi di lintas sektoral itu, ia memahami polisi dan TNI tidak mampu berjalan sendiri. Perlu adanya dukungan dari instansi lain dan ormas untuk mewujudkan keamanan, ketertiban, keselamatan, dan kelancaran.

"Oleh karena itu kami sebelum memulai operasi Lilin Candi kemarin menggandeng tenaga medis puskesmas sebagai backup di bidang kesehatan jika nantinya ada keadaan darurat, apakah itu kecelakaan atau bencana. Dari sisi personil kami dibantu juga 30 personil pramuka, 10 personil banser, 30 satpam 11 dari tim reaksi cepat masyarakat ini sangat membantu," ucap Warijan.

Ia menyebut dengan sinergitas semacam ini, koordinasi akan semakin erat terjalin untuk mengamankan agenda-agenda perayaan di tahun mendatang.

"Karena musim hujan diperkirakan masih akan berlangsung hingga bulan Maret tahun 2019 dan potensi bencana juga masih menyertai. Saya pribadi mengucapkan terimakasi kepada camat dan lurah yang telah menyelesaikan beberapa pekerjaan saluran air dan talud untuk antisipasi banjir dan longsor," pungkasnya. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved