Suara Petir Menggelegar, Seketika Warsono Tersungkur dan Tewas

Seorang warga, Warsono, Desa Kaibahan Rt 04 Rw 01 Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, tewas tersambar petir saat menggembala bebek

Suara Petir Menggelegar, Seketika Warsono Tersungkur dan Tewas
Istimewa
Jenazah Warsono saat dibawa ke rumah duka di Desa Kaibahan Rt 04 Rw 01 Kecamatan Kesesi, Selasa (25/12/2018). Warsono tewas disambar petir. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Seorang warga Desa Kaibahan Rt 04 Rw 01 Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, tewas tersambar petir saat menggembala bebek di area terbuka sekitar desa, Selasa (25/12/2018).

Pria nahas tersebut bernama Warsono (65), yang kini jenazahnya dibawa ke rumah duka yang terletak di Desa Kaibahan.

Menurut perangkat Desa Kaibahan, Sarwo Edi, saat dihubungi Tribunjateng.com via telepon, mengatakan, Warsono tersambar petir sekitar pukul 14.00 Wib.

“Saat Warsono menggembala bebek memang sekitar desa tengah hujan lebat, dan petir menyambar-nyambar dari langit,” jelasnya.

Ditambahkannya, usai terdengar suara mengglegar Warsono langsung tersungkur ke tanah dan warga yang melihat langsung menolongnya.

“Tapi saat ditolong Warnoso sudah tidak bernyawa, warga langsung membawanya ke rumahnya,” katanya.

Ditahmbahkan Edi, sesampainya di rumah jasad Warsono langsung selimuti menggunakan kain berwarna coklat.

“Keluarganya terlihat syok mengetahui Warsono meninggal, saat jenazah dipindahkan ke kursi panjang pihak keluarga terus menangis,” papar Edi.

Data yang dihimpun Tribunjateng.com dari Polres Pekalongan, dalam kurun waktu satu bulan, dua orang telah menjadi korban ganasnya sambaran petir di Kabupaten Pekalongan.

Kejadian pertama pada Sabtu (1/12/2018) yang menimpa seorang pemuda berusia 19 tahun asal Desa Pantirejo Kecamatan Kesesi yang bernama Untung Slamet.

Kala itu Slamet sedang berteduh di gubug sekitar area persawah di desanya, dan yang kedua menimpa Warsono yang juga berasal dari Kecamatan Kesesi.(*)

Penulis: budi susanto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved