Sam Poo Kong Targetkan 10 Ribu Pengunjung Selama Musim Liburan Sekolah

Liburan Natal yang berbarengan dengan libur sekolah, dimanfaatkan keluarga Vera Lucy (43), untuk mengunjungi Klenteng Sam Poo Kong

Sam Poo Kong Targetkan 10 Ribu Pengunjung Selama Musim Liburan Sekolah
tribun jateng/m syofri kurniawan
Patung Laksamana Cheng Ho di Kelenteng Sam Poo Kong, Simongan, Kota Semarang, menjadi patung Cheng Ho tertinggi di dunia. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Faizal M Affan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Liburan Natal yang berbarengan dengan libur sekolah, dimanfaatkan keluarga Vera Lucy (43), untuk mengunjungi Klenteng Sam Poo Kong, Rabu (26/12/2018) pagi.

Wisatawan yang berasal dari Jakarta ini, ingin melihat langsung kemegahan klenteng yang menjadi napak tilas Laksamana Cheng Ho.

"Ke sini ingin liburan bersama keluarga. Sebelumnya saya sudah pernah. Namun anak-anak ini, kan, belum. Jadi, saya ajak mereka," tuturnya.

Menurut Vera, Klenteng Sam Poo Kong memiliki daya tarik sejarah yang menambah wawasannya. Tentu sekaligus untuk mengabadikan foto yang akan ia unggah di media sosialnya.

"Menurut saya ini klenteng terbesar yang pernah saya kunjungi. Apalagi fasiltasnya juga lengkap. Tetap ada musala dan kuliner. Jadi kami bisa sekaligus mengisi perut usai perjalanan panjang," imbuhnya.

Sementara itu, pengelola Klenteng Sam Poo Kong, Danang, mengatakan saat ini banyak wisatawan luar kota yang berkunjung. Bahkan ada pula turis mancanegara yang memanfaatkan liburan ini untuk mengunjungi Sam Poo Kong.

"Sama dengan tempat wisata lain, kami juga sedang kebanjiran wisatawan di musim liburan ini. Angkanya belum tahu persis, tapi target kami hingga tanggal 1 Januari 2019 bisa mencapai 10 ribu orang," tuturnya.

Dari tanggal 21 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019, Klenteng Sam Poo Kong juga mengadakan festival yang bertajuk End Year Fest. Festival ini diisi dengan berbagai bazar kuliner dan pertunjukan yang bisa menghibur pengunjung.

"Selama 12 hari ini kami menampilkan barongsai, keroncong, live music, angklung, kesenian rampak buto, custome figure, drumblek, dan reog bali. Setiap hari penampilannya berbeda-beda sesuai jadwal," jelas Danang.

Untuk harga tiket selama musim liburan yang diterapkan yakni dewasa Rp 10 ribu dan anak-anak Rp 7 ribu. Tapi untuk bisa masuk ke tempat ibadah, pengunjung akan dikenai tarif tambahan sebesar Rp 20 ribu untuk dewasa, Rp 10 ribu untuk anak-anak.

"Mau rombongan atau individu harganya tetap sama. Fasilitas yang kami tingkatkan selama musim liburan ini toilet, musala, lahan parkir, pelayanan, dan tempat sampah di beberapa titik. Untuk kenyamanan bersama, pengunjung tidak diperkenankan untuk merokok di dalam klenteng," pungkasnya.(afn)

Penulis: faisal affan
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved