Dua Jenis Pajak Ini Jadi Penyumbang Terbesar PAD Kota Semarang pada 2018

Dua jenis pajak yaitu Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hasil atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) masih menjadi andalan Bapenda

Dua Jenis Pajak Ini Jadi Penyumbang Terbesar PAD Kota Semarang pada 2018
TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV
Kepala Bapenda Kota Semarang Yudi Mardiana 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dua jenis pajak yaitu Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hasil atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) masih menjadi andalan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Pada 2018 ini, penerimaan PBB telah mencapai Rp 410,1 miliar atau tercapai 117,68 persen dari target Rp 348,5 miliar.

Sementara penerimaan BPHTB sebesar Rp 371,9 miliar atau 105,96 persen dari target Rp 351 miliar.

"Dua jenis pajak itu yang masih menjadi andalan kami untuk meningkatkan PAD. Setiap tahunnya selalu melebihi target penerimaannya," kata Kepala Bapenda Kota Semarang, Yudi Mardiana, Kamis (27/12/2018).

Pada 2019 mendatang, target kedua jenis pajak tersebut meningkat tajam. Untuk PBB ditargetkan mampu menyumbang PAD sampai Rp 380 miliar.

Sedangkan untuk pajak BPHTB ditargetkan Rp 438,5 miliar.

Guna mengejar target penerimaan PBB, Bapenda akan membagikan surat pemberitahuan tahunan (SPT) PBB 2019 kepada wajib pajak lebih awal.

Rencananya, Bapenda akan menyerahkan SPT PBB 2019 dengan mengundang para wajib pajak dalam gelaran jalan sehat yang akan digelar di halaman Balai Kota Semarang, Minggu (30/12/2018) besok.

"Kami bagikan SPT PBB lebih awal untuk mempercepat pembayaran pajak PBB pada 2019 sehingga kami lakukan penyampaian SPT PBB secara masal dengan melibatkan RT, RW, Kecamatan, OPD dan masyarakat lainnya," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved