Tanggul Rob Sedang Dikerjakan, Tempat Tinggal Multazam Kini Tak Kemasukan Air

Pembangunan tanggul rob di pesisir Kabupaten Pekalongan terus dikebut pengerjaannya. Multazam, warga setempat bisa bahagia rumahnya tak kemasukan air

Tanggul Rob Sedang Dikerjakan, Tempat Tinggal Multazam Kini Tak Kemasukan Air
Istimewa/ Tribun Jateng
Progres pembangunan tanggul penahan rob di Kabupaten Pekalongan, tepatnya di Kecamatan Wonokerto, Kamis (27/13/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pembangunan tanggul penahan rob di pesisir Kabupaten Pekalongan terus dikebut pengerjaannya.

Kini pembangunan tanggul rob yang dimulai awal 2018, sudah mencapai 1,2 kilometer, dengan total target 8,3 kilometer.

Walaupun masih jauh dari target, namun masyarakat sudah merasakan dampak positifnya, seperti yang dikatakan oleh Multazam (45), warga Desa Pecakaran Kecamatan Wonokerto.

“Sebelum ada tanggul tempat kami sering terkena rob, dan hal tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun. Tapi sekarang dampak rob sudah tak separah dulu,” jelasnya, Kamis (27/12/2018).

Pihaknya menambahkan, desanya kini tak kemasukan air, bahkan saat cuaca buruk melanda beberapa minggu terkahir.

“Kalau becek ya becek, karena masih ada pembangunan. Tapi sudah tidak kemasukan air semoga saja setelah selesai rob tidak lagi menjadi ketakukan warga,” tambahnya.

Lantik 33 Kades, Bupati Asip Tegaskan Jabatan Bukan untuk Tingkatkan Status Sosial, Tapi Melayani

Sementara itu, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menuturkan pembiayayan tanggul mencapai Rp 500 miliar lebih.

“Rinciannya Rp 190 miliar untuk pengerjaan paket satu, dan dua yang lokasinya ada di wilayah Kabupaten Pekalongan. Sementara sisanya yaitu paket tiga Rp 127 miliar ada di wilayah Kota Pekalongan,” paparnya.

Selain mengebut pembangunan tanggul, pihaknya juga akan melakukan normalisasi tiga sungai, yaitu Sungai Seragi Baru,Sungai Bremi dan Miduri.

“Rencananya tanggul penahan rob sudah berstatus operasional Desember 2019. Dan normalisasi di tiga sungai sepanjang enam kilometer yang kami lakukan sebagai langkah pengendalian banjir, kami sangat berharap tanggul penahan rob dapat menanggulangi rob yang sudah terjadi sejak 2008 lalu,” tambahnya.(*)

Penulis: budi susanto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved