Inilah Berbagai Hiburan di Kota Salatiga pada Akhir Tahun 2018

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Salatiga akan menggelar berbagai rangkaian acara pada akhir tahun 2018.

Inilah Berbagai Hiburan di Kota Salatiga pada Akhir Tahun 2018
Tribun Jateng/hermawan endra
tahun baru 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Eka Yulianti Fajlin

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Salatiga akan menggelar berbagai rangkaian acara pada akhir tahun 2018.

Rangkaian acara akhir tahun dimulai pada Jumat (28/12/18) yakni festival film pendek yang akan digelar malam hari di Raden Patah.

Adapun Sabtu (29/12/18) pagi, Disbudpar Kota Salatiga bekerjasama dengan Koni Kota Salatiga menggelar kejuaraan down hill yang akan diadakan di Hotel D'Emmerick Kawasan Salib Putih Kota Salatiga. Pada malam harinya, Disbudpar juga menggelar pentas sendratari dan menayangkan kaleidoskop Kota Salatiga di kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga.

Selanjutnya, Disbudpar Kota Salatiga juga akan menggelar festival band dan bazaar dari para pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Lapangan Pancasila, Minggu (30/12/18).

Kepala Disbudpar Kota Salatiga, Sri Danudjo mengatakan, festival band tersebut diperuntukan bagi pelajar dan masyarakat umum. Acara ini akan diikuti oleh sekitar 34 grup band lokal Salatiga.

"Dalam acara ini kami mengajak komunitas musik, kami beri wadah bagi mereka untuk mengekspresikan bakatnya. Selain itu, kami juga menggandeng para UKM," terang Danu.

Pada puncak rangkaian acara yakni Senin (31/12/18), Danu membeberkan, Lembaga Amalan Islami (LAI) dan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) akan menggelar pengajian, sementara itu Disbudpar akan menggelar pentas musik dan seni tradisional dalam rangka menyambut malam tahun baru.

"Pengajian diadakan di Gedung Setda, kemudian dilanjutkan dengan pentas musik dan seni tradisional yang kami pusatkan di Lapangan Pancasila," tuturnya.

Pada malam tahun baru, kata Danu, Disbudpar akan menampilkan puluhan musisi lokal Salatiga. Dia sengaja tidak mengundang artis atau musisi nasional agar perayaan malam tahun baru menjadi wadah bagi masyarakat Kota Salatiga untuk mengekpresikan kemampuan yang mereka miliki.

"Kami tidak mendatangkan artis ibu kota karena kami ingin berdayakan musisi lokal," ujarnya.

Dengan berbagai rangkaian acara tersebut, Danu berharap masyarakat Kota Salatiga tidak merayakan akhir tahun dan tahun baru dengan hal negatif seperti konvoi di jalanan. (*)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved