Jelang Tahun Baru, Kembang Api Berdiameter Lebih dari Dua Inci Dilarang Beredar

Polisi mengimbau agar petasan dan kembang api dengan diameter lebih dari dua inci tidak dijual secara bebas

Jelang Tahun Baru, Kembang Api Berdiameter Lebih dari Dua Inci Dilarang Beredar
Istimewa
Iptu Agil Widiyas Sampurna melakukan pengecekan kembang api di sebuah distributor di Semarang Timur. 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polisi mengimbau agar petasan dan kembang api dengan diameter lebih dari dua inci tidak dijual secara bebas.

Hal itu diungkapkan Kapolsek Semarang Timur Iptu Agil Widiyas Sampurna saat menggelar operasi di sejumlah distributor petasan, Jumat (28/12/2018).

Kegiatan itu dilakukan untuk mengantisipasi penggunaan petasan pada malam pergantian tahun.

"Dalam kegiatan ini kami mengecek kembang api yang dijual standar pabrik, tidak ada yang diameternya lebih dari dua inci," terang Agil seperti dikutip dalam keterangan pers.

Dari hasil pengecekan itu, ia tidak mendapati petasan yang dijual melebihi standar pabrik. Semua kembang api yang ada menurutnya masih dalam daya ledak yang wajar.

"Meski yang standar kami juga meminta masyarakat untuk tidak menyalakannya di lingkungan padat penduduk," terangnya.

Menurutnya, tidak semua orang nyaman dengan petasan kembang api di pergantian malam tahun baru. Terlebih di perkampungan padat penduduk.

Jika kemudian ia menerima laporan keresahan warga maka pihaknya akan melakukan penindakan penegakan hukum. "Akan kami porses dengan dasar hukum membuat keresahan di tengah masyarakat," pungkasnya. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved