Vigit Waluyo Menyerahkan Diri ke Kejaksaan, Selain Korupsi Namanya Dikaitkan Kasus Pengaturan Skor

Terpidana kasus korupsi PDAM Sidoarjo dengan kerugian negara sebesar Rp 3 M, Vigit Waluyo menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo

Vigit Waluyo Menyerahkan Diri ke Kejaksaan, Selain Korupsi Namanya Dikaitkan Kasus Pengaturan Skor
surya/irwan syairwan
Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo menggeledah kantor Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Delta Tirta Sidoarjo (DTS), Senin (22/2/2016). 

TRIBUNJATENG.COM, SIDOARJO - Terpidana kasus korupsi PDAM Sidoarjo dengan kerugian negara sebesar Rp 3 M, Vigit Waluyo menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo.

Vigit buron sejak Juli 2018 dalam kasus tersebut. Setelah kasusnya divonis oleh Mahkamah Agung dalam tingkat Kasasi.

"Dia menyerahkan diri dengan didampingi keluarganya pada 28 Desember kemarin sekitar pukul 20.00 WIB," kata Kepala Kejari Sidoarjo, Budi Handaka SH, Senin (31/12/2018).

Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, Vigit langsung dijebloskan ke Lapas Kelas 1A Sidoarjo.

"Sudah dimasukkan di lapas," tandasnya.

Selain kasus korupsi, belakangan nama Vigit Waluyo banyak diperbincangkan karena disebut-sebut terlibat dalam kasus mafia sepakbola di Indonesia. Termasuk pengaturan skor dan sebagainya.

Kasus Mafia Bola

Sedang diperbincangkan terkait kasus mafia bola, Vigit Waluyo malah menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo terkait statusnya sebagai DPO perkara korupsi PDAM.

Vigit adalah terpidana kasus korupsi dana pinjaman PDAM Delta Tirta Sidoarjo kepada Deltras Sidoarjo sebesar Rp 3 miliar pada 2010 silam.

Dalam kasus ini, Vigit Wuyo yang Mantan Manager Deltras Sidoarjo telah dijatuhi hukuman bersalah oleh Mahkamah Agung (MA) dengan hukuman pidana penjara 1 tahun 6 bulan.

Halaman
12
Editor: muslimah
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved