Vigit Waluyo Menyerahkan Diri ke Kejaksaan, Selain Korupsi Namanya Dikaitkan Kasus Pengaturan Skor

Terpidana kasus korupsi PDAM Sidoarjo dengan kerugian negara sebesar Rp 3 M, Vigit Waluyo menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo

Vigit Waluyo Menyerahkan Diri ke Kejaksaan, Selain Korupsi Namanya Dikaitkan Kasus Pengaturan Skor
surya/irwan syairwan
Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo menggeledah kantor Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Delta Tirta Sidoarjo (DTS), Senin (22/2/2016). 

"Dia menyerahkan diri dengan didampingi keluarganya. Ini berkat kerja tim di Kejari Sidoarjo dan kesadaran Vigit beserta keluarganya sendiri," kata Budi Handaka SH, Kepala Kejari Sidoarjo, Senin (31/12/2018).

Ditanya tentang keterkaitan Vigit dengan kasus mafia bola di Indonesia, Budi Handaka enggan berkomentar.

"Kalau tentang itu silakan tanya ke pihak yang berwenang menanganinya. Dalam hal ini, kami hanya menjalankan tugas eksekusi terkait kasus korupsi itu saja," jawabnya saat berbincang dengan Suryamalang.com, Senin siang.

Bahkan, ketika ditanya apakah sudah ada petugas dari Satgas Mafia Bola atau pihak lain yang menghubunginya setelah Vigit dieksekusi, Budi Handaka juga tidak berkomentar banyak.

"Kalau sekarang, Vigit sudah menjadi wewenang Kemenkumham. Kan sudah kami eksekusi ke Lapas Sidoarjo," tukas dia.

Dan selama ini, disebutnya juga sangat sedikit orang yang tahu terkait eksekusi terhadap Vigit. Meski dia menyerahkan diri pada 28 Desember 2018 pukul 20.00 WIB, jarang yang tahu.

Saat eksekusi hanya Kajari dan Kasi Pidsus yang tahu. Bahkan kasi-kasi lain di Kejari Sidoarjo juga tidak tahu. Termasuk kalangan media, baru Senin (31/12/2018) mendapat kabar tentang eksekusi terhadap Vigit.

(*)

Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul Vigit Waluyo Menyerahkan Diri Ke Kejaksaan, Terpidana Kasus Korupsi PDAM Sidoarjo

Editor: muslimah
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved