Breaking News:

Kunjungan ke Goa Kreo Semarang Libur Nataru Rata-rata 1.500 Wisatawan Per Hari

Kunjungan wisatawan objek wisata Goa Kreo pada libur Tahun Baru 2019 mengalami penurunan dibanding tahun 2018

TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Wisatawan memadati lokasi tujuan wisata Goa Kreo di Kelurahan Kandri, Gunungpati, Kota Semarang, Selasa (1/1/2019)   

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Musim liburan Tahun Baru 2019 sejumlah tujuan wisata di Kota Semarang ramai dipadati wisatawan.

Di antaranya objek wisata Goa Kreo yang terletak di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang Jateng.

Kepala UPTD Goa Kreo dan Agrowisata Mamit Sumitra mengatakan pada hari liburan tahun baru kali ini tercatat sebanyak 1.500 wisatawan per hari datang ke Goa Kreo.

Jumlah wisatawan libur Natal dan Tahun Baru mencapai lebih dari 8.000 wisatawan.

"Kelihatannya hari ini sudah puncaknya. Sejak Natal kemarin pengunjung berkisar diangka 1.000 sampai 1.500 orang perhari," katanya kepada Tribunjateng.com, Selasa (1/1/2019)

Mamit menerangkan, sepanjang liburan tahun baru 2019 pengunjung yang datang ke objek wisata Goa Kreo disuguhi aneka hiburan. Mulai dari musik dangdut dan organ tunggal juga tersedia atraksi ular kobra.

Atraksi ular kobra sendiri lanjutnya, sudah dimulai sejak 30 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019. Sedang durasi kobra berlangsung dari pukul 10.00 WIB sampai 13.00 WIB.

"Harga tiket sama saja mau liburan atau Sabtu-Minggu sebesar Rp 5.000 ribu tambah pada Rp 2.000 ribu," jelasnya

Agar pengunjung pulang tidak dengan tangan kosong, ia berencana mengembangkan alternatif pilihan bagi wisatawan oleh-oleh berupa souvernir. Hingga sekarang realisasi program itu masih dikaji.

Seorang wisatawan Ahmad Taufik (30) asal Cikeas, Bogor Jawa Barat mengaku terkesan dengan pemandangan di lokasi wisata Goa Kreo. Menurutnya, potensi yang ada dapat dikembangkan lebih baik diantaranya menambah areal parkir.

"Baru pertama kali ke Goa Kreo. Keren, unik dan ada petilasan Sunan Kalijaga. Tapi akses ke lokasi jalan sempit, tempat parkir juga kurang luas," katanya.

ia menambahkan, tali-tali yang ada di tebing atas goa hendaknya juga diperiksa secara berkala khususnya manakala pengunjung meningkat seperti saat wisata kali ini.

Selain ke Goa Kreo, ia bersama keluarga terlebih dahulu mengunjungi objek wisata Sam Poo Kong.

"Lalu kamar mandi kalau bisa ditambah, ada diseberang taman dan kuliner. Jika cuma di dekat goa kan kasihan pengunjung, jauh," imbuhnya (*)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved