Tak Ikuti Kompetisi Resmi PSSI, Banjarnegara Fokus Pembinaan Atlet Muda

Buntut kekecewaan terhadap PSSI, Persibara Banjarnegara mengambil keputusan tidak akan mengikuti kegiatan apapun yang diselenggarakan PSSI

Tak Ikuti Kompetisi Resmi PSSI, Banjarnegara Fokus Pembinaan Atlet Muda
Tribun Jateng/ Khoirul Muzakki
Sekretariat Persibara Banjarnegara di stadion Sumitro Kolopaking Banjarnegara.  

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Buntut dari pengungkapan kasus mafia bola yang disampaikan Ketua Askab PSSI Banjarnegara Budhi Sarwono dan putrinya, Lasmi Indaryani sebagai Manajer Timnas Garuda Putri U 16, bertekad tak akan mengikuti kompetisi resmi PSSI.

Buntut kekecewaan terhadap PSSI, mereka bahkan berani mengambil keputusan penting, selain tidak akan mengikuti kegiatan apapun yang diselenggarakan PSSI, juga kompetisi resmi sebelum ada perubahan total di tubuh PSSI ke arah yang lebih baik.

Wakil Manajer Persibara Banjarnegara Nurrohman mengatakan, tidak mengikuti kegiatan resmi PSSI memang membawa konsekuensi. Namun di luar itu, keputusan itu dinilainya justru membawa dampak positif bagi klub daerah, Persibara khususngya.

Mengikuti kompetisi resmi dinilainya cukup menguras energi dan waktu karena jadwal bertanding yang padat.
Bukan hanya pemain, pengurus pun disibukkan dengan berbagai aktivitas untuk keberhasilan klub di liga.

Partisipasi dalam kompetisi resmi juga membuat kas KONI kempis. Dana KONI sebesar 1,250 miliar banyak yang terkuras untuk membiayai keikutsertaan dalam liga.

"Malah bisa fokus di pembinaan," katanya, Selasa (1/1/2019).

Alhasil, pembinaan atlet muda di daerah kurang terperhatikan. Karena itu, keputusan absen dari kompetisi resmi PSSI dinilainya justru melahirkan harapan baru bagi perkembangan sepakbola di Banjarnegara.

Pihaknya akan lebih terfokus pada pembinaan atlet muda di daerah yang selama ini belum begitu tergarap.

Anggaran yang biasa terkuras untuk mengikuti kompetisi dapat dialihkan ke program pembinaan. Dengan perhatian yang lebih serius, diharapkan akan tumbuh atlet muda berprestasi kemudian yang bisa membanggakan daerah.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved