Libur Natal dan Tahun Baru, 74 Ribu Wisatawan Kunjungi Lokawisata Baturraden, Banyumas

Tercatat semenjak 22 Desember 2018 sampai 1 Januari 2019, wisatawan di Lokawisata Baturraden sudah mencapai 74 Ribu

Libur Natal dan Tahun Baru, 74 Ribu Wisatawan Kunjungi Lokawisata Baturraden, Banyumas
Tribunjateng.com/Permata Putra Sejati
Kepadatan Wisatawan di Lokawisata Baturraden, Rabu (02/01/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Permata Putra Sejati

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Tercatat semenjak 22 Desember 2018 sampai 1 Januari 2019, wisatawan yang berkunjung ke Lokawisata Baturraden  mencapai 74 Ribu.

"Hari biasa kunjungan hanya sekira 2 ribu wisatawan saja. Karena musim libur natal dan tahun baru kunjungan bisa mencapai 7 ribu per hari," ujar Kusmantoro, Kepala Wana Wisata Baturraden, Rabu (02/01/2019).

Wisatawan datang dari berbagai wilayah. Mayoritas berasal dari kota-kota di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat. Di antaranya Indramayu, Cirebon, Tegal, Brebes, Subang, Karawang, Tasik, Ciamis, Kuningan, Garut, Bandung, Jakarta, Jogja, Solo, dan Semarang.

Obyek wisata Baturraden, Banyumas yang berada di kaki Gunung Slamet masih menjadi daya tarik.

Rini (45) wisatawan asal Solo, mengaku baru pertama kali ke Baturraden. Menurutnya,
Baturraden sudah bagus dan cukup tertata.

"Iya suasananya bagus dan indah, tetapi akan lebih baik jika petunjuk arahnya diperbanyak supaya mempermudah wisatawan yang belum pernah ke Baturraden," kata Rini.

Wisatawan lain Eci (25) berasal dari Brebes, mengatakan berlibur ke Baturraden karena memanfaatkan hari libur sekolah.

"Saya kesini bersama dengan anak, suami, kedua orang tua, dan kakak. Momentumnya pas, kami sekeluarga bisa berwisata bersama karena kebetulan ada momen libur Natal dan Tahun Baru," ujar Acih.

Mengantisipasi lonjakan wisatawan di obyek wisata Baturraden, petugas melakukan serangkaian rapat koordinasi. Koordinasi melibatkan pihak TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, serta di dukung oleh tim SAR, Ubaloka, dan Pramuka.

"Kita juga melibatkan Forum Komunikasi Pemuda Peduli Lingkungan (FKPPL), Badan Nasional Perlindungan Bencara (BNPB), dan Paguyuban Masyarakat Peduli Baturraden," papar Kusmantoro.

Masyarakat diimbau supaya menghindari titik rawan kemacetan. Titik rawan kemacetan tersebut berada di sepanjang Jalan Raya Baturraden.

Tepatnya dari arah pertigaan lapangan Pabuaran hingga arah Kecamatan Pandak dan Kecamatan Rempoah.

Jalur tersebut dinilai akan menjadi jalur paling rawan kemacetan. Mengingat menjadi titik temu antara wisatawan yang akan menuju ke lokasi wisata Baturraden dan wisatawan yang turun ke wilayah Purwokerto.

Segenap petugas Lokawisata Baturraden juga telah mempersiapkan kantung-kantung parkir tambahan.

Mereka bekerjasama dengan pihak hotel disekitar tempat wisata agar dapat menyediakan lahan parkir tambahan. Upaya kerjasama tersebut dilakukan supaya wisatawan yang tidak mendapatkan parkir dapat terakomodasi dengan baik. (*)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved