Breaking News:

Menteri Pariwisata Minta Maskapai Adakan Extra Flight ke Karimunjawa Tanpa Diminta

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya soroti kurangnya akses menuju tempat pariwisata di Jawa Tengah.

TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya soroti kurangnya akses menuju tempat pariwisata di Jawa Tengah. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya soroti kurangnya akses menuju tempat pariwisata di Jawa Tengah.

Satu diantaranya yang menjadi sorotan adalah wisatawan yang tidak bisa pulang dari Karimunjawa saat gelombang tinggi.

"Saya mendapatkan laporan gawat darurat Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar). Di hari yang sama tapi sudah solved (terpacahkan)," ujarnya, saat menghadiri dialog pariwisata di anjungan grand Maerakaca, Jumat (4/1).

Baginya, cara tersebut bukanlah langkah yang diinginkannya untuk memacahkan masalah terkait penyedian transportasi disaat hari libur.

Dirinya meminta saat hari libur pihak maskapai dapat menambah penerbangannya.

"Saya minta rekan -rekan maskapaj tidak usah diminta mohon ditambah penerbangannya. Apalagi saat liburan, situasi ombaknya tinggi," tuturnya.

Disisi lain, kata dia untuk Jawa Tengah ikon wisata diwakili oleh candi Boroburdur.

Menurutnya, candi Borobudur merupakan satu diantara sepuluh Bali baru yang ada di Jawa Tengah.

"Kalau di Pariwisata kami tidak melihat administrasi pemerintahan. Apa critical succes factor (faktor sukses) pariwisata Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yaitu akses," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved