Ngopi Pagi

FOKUS : Pembuat Hoaks dan Potong Tangan

GARA-GARA kabar hoaks di media sosial, orang saling caci, ejek, saling fitnah bahkan bisa berujung adu fisik atau saling membunuh.

FOKUS : Pembuat Hoaks dan Potong Tangan
tribunjateng/cetak
CATUR WASKITO EDY wartawan Tribun Jateng 

Oleh Catur Waskito Edy

Wartawan Tribun Jateng

GARA-GARA kabar hoaks di media sosial, orang saling caci, ejek, saling fitnah bahkan bisa berujung adu fisik atau saling membunuh. Kabar hoaks juga membuat kegaduhan di masyarakat karena timbul was was dan berprasangka jelek pada orang lainn. Lalu muncullah pergunjingan, menuduh orang lain atau kelompok lain, apalagi di tahun politik yang makin panas ini.

“Kira-kira apa ya yang pantas dan sepadan hukuman bagi tukang pembuat dan penyebar hoaks agar Negeri ini bisa kembali tenteram,” tanya Somad di Warung Mbah Man.

“Bila melihat dampaknya yang sangat keji dan berbahaya, mulutnya disobek saja terasa tidak cukup dan sepadan,” jawab Fulan ketus. “Khan sekarang yang berbuat bukan mulut Ful, tapi dengan tangan dan jari yang lincah untuk menciptakan dan menyebar hoaks,” ujar Somad mengingatkan. “ Ya diganti potong tangannya saja, biar kapok dan tidak berbuat lagi,” tambah Fulan.

Mbah Man yang mendengar percakapan itu hanya tersenyum. “Seharusnya manusia itu semakin dewasa makin cerdas dalam menerima pesan sebelum menyebarkan ke orang lain,” ujar Mbah Man. Tapi di era manusia jadi pengecut apalagi yang suka bikin akun palsu atau tidak sesuai identitas dirinya, cenderung bermental pengecut.

Sebagian Netizen cenderung seenaknya sendiri mencaci orang, menghina, memberi komentar sadis pada orang lain dan yang paling berbahaya menciptakan dan menyebarkan berita bohong atau hoaks.“Nah, pembuat hoaks ini layak untuk digantung atau dipotong tangannya,” sela Somad.

Memang akhir-akhir ini berita hoaks banyak bermunculan yang sengaja dibuat oleh seseorang atau kelompok tertentu untuk kepentingan urusan keduniaan. Tujuannya beragam, untuk menjatuhkan orang lain, kelompok lain demi memuluskan jalan seseorang atau kelompok untuk kepentingan mereka.

Tak peduli dampak yang akan terjadi di masyarakat, yang penting lawan atau saingannya di mata publik jatuh, terhina dan sejenisnya.

Kabar hoaks terakhir tujuh kontainer surat suara dicoblos atau menuduh si A PKI atau apa sajalah. Tentu, penyebar hoaks tidak sadar atau tidak tahu, berita hoaks itu sengaja diciptakan seseorang dengan tujuan agar disebar luaskan.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved