Breaking News:

Griss Dengar Suara Rintihan Minta Tolong Dalam Kecelakaan Rombongan Jemaat Gereja di Batang

Salah seorang penumpang, Griss (42), mengungkapkan, pada peristiwa tersebut ia hanya mendengar suara benturan keras, karena saat itu ia sedang tertidu

Istimewa
Kendaraan pengangkut rombongan Gereja asal Jakarta usai berkunjung ke Kediri, mengalami kecelakaan di kilometer 351 Ruas Tol Batang-Pemalang, Minggu (6/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Peristiwa nahas yang menimpa rombongan jemaat Gereja asal Jakarta, yakni bus yang ditumpangi mengalami kecelakaan di jalan tol Batang-Pemalang, Minggu (6/1/2019).

Akibat peristiwa tersebut, seorang meninggal dunia bernama Ana Maria Kota (47), dan 50 orang lebih harus dilarikan ke RSUD Kalisari Kabupaten Batang untuk mendapatkan penanganan medis.

Salah seorang penumpang, Griss (42), mengungkapkan, pada peristiwa tersebut ia hanya mendengar suara benturan keras, karena saat itu ia sedang tertidur.

“Hanya suara dentuman keras yang saya dengar, karena kami sedang tertidur pulas saat bus mengalami kecelakaan,” jelas Griss.

Sesaat setelah terjadi benturan, ia hanya merasakan bahwa suasana tiba-tiba menjadi gelap dan hanya mendengar suara rintihan orang-orang yang meminta pertolongan. 

“Pandangan saya gelap gulita, dan hanya mendengar suara rintahan yang meminta tolong. Begitu sadar, darah sudah membasahi kening dan baju saya,” ujarnya saat ditemui Tribunjateng.com di RSUD Kalisari.

Bus Jemaat Gereja Asal Jakarta Kecelakaan di Tol Batang-Pemalang, Seorang Tewas

Ia pun serontak mencari buah hatinya yang ikut dalam rombongan, tanpa menghiraukan keadaannya sendiri yang mengalami cidera kepala cukup parah.

“Saya mencari anak saya, tapi beruntung sudah diselamatkan oleh suami saya. Walaupun penuh luka, tapi tuhan masih sayang kepada kami, anak dan suami saya selamat,” paparnya.

Usai kejadian, wanita asal Jakarta tersebut langsung dibawa ke rumah sakit bersama seluruh penumpang untuk mendapatkan penanganan medis.

“Saya sempat melihat Ana Maria Kota (47) yang meninggal di lokasi kejadian, saya bersama rekan lainya berniat menolong tapi kondisi kami juga berlumuran darah. Namun, petugas yang datang langsung membawa kami ke tumah sakit,” imbuhnya.

Sementara itu, Dokter RSUD Kalisari Haryoto menjelaskan, korban yang meninggal mengalami patah tulang leher sehingga meninggal di tempat kejadian.

“Korban luka ringan dirawat di RSUD Kalisari ada 47 orang. 1 menuinggal dunia atas nama Ana Maria kota, yang rawat inap ada 4 orang atas nama, Prastyo Bimantoro (18) yang mengalami cedera kepala ringan, Jim Jaksen (14) patah lengan atas kiri, Yosena ( 37) cedera kepala ringan, dan Ronal Ferdinan (37),” jelasnya.

Haryoto menuturkan, pihak Gereja akan menjemput para korban yang mengalami luka ringan.

“Ada permintaan dari pengurus Gereja dari Jakarta, yang mengalami luka ringan akan dibawa pulang ke Jakarta, kemungkinan hari ini,” terangnya.(*)

Penulis: budi susanto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved