UNIK : Dua Pria Ditangkap karena Menyogok Patung Polisi

Polisi Sri Lanka menangkap dua warga yang mengunggah video di akun Facebook yang memperlihatkan salah satu dari mereka

UNIK : Dua Pria Ditangkap karena Menyogok Patung Polisi
tribunjateng/cetak/bram
ILustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, KOLOMBO - Polisi Sri Lanka menangkap dua warga yang mengunggah video di akun Facebook yang memperlihatkan salah satu dari mereka berlagak memberikan uang sogokan kepada sosok 'patung' polisi yang terbuat dari kardus.

Dalam rekaman itu, seorang pengendara sepeda motor terlihat menawarkan uang kepada papan kardus dua dimensi.

Papan itu menggambarkan sosok petugas yang menyandang alat pencatat kecepatan.

Pria dalam video dan temannya yang merekamnya di kota Vavuniy itu kemudian dibebaskan dengan jaminan.

Mereka dikenakan tuduhan merusak properti umum.

Serta mempermalukan dan menciptakan citra buruk tentang polisi, lapor Azzam Ameen, wartawan BBC Sinhala.

Patung kardus 'cutout' yang menurut polisi kini rusak pada bagian kepalanya itu, merupakan satu dari sekian banyak yang ditempatkan di jalan-jalan utama mulai tahun lalu.

Tujuannya untuk memperlambat laju kendaraan dan mencegah pengemudi ugal-ugalan.

Beberapa bulan lalu, polisi setempat menangkap dua pemuda yang membawa 'patung' itu ke rumah mereka.

Di Sri Lanka, praktik menyuap polisi lalu lintas untuk menghindari denda formal dan proses pengadilan yang berlarut-larut merupakan hal biasa.

Tindakan polisi yang menangkap kedua pria yang dikatakan berusia 23 tahun itu mendapat kecaman luas di media sosial.

"Kedua anak muda itu mengirimkan pesan kuat yang bertujuan membasmi budaya suap," kata pengguna Twitter Ameen Izzadeen kepada BBC.

"Itu satir, bukan tindak kejahatan," katanya. (bbc)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved