Biaya Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Tegal Lewati Aturan, Kades: Itu Kehendak Warga

Iuran Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) untuk pembuatan sertifikat di Desa Kertayasa, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, melebihi ketentuan.

Biaya Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Tegal Lewati Aturan, Kades: Itu Kehendak Warga
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Rapat pembahasan biaya PTSL bersama jajaran dan warga di Balai Desa Kertayasa, Kramat, Kabupaten Tegal. 

Namun, bupati berpesan agar panitia harus berani mempertanggungjawabkan kepada masyarakat.

"Ketika bupati memperbolehkan lebih, maka kami menambahkan dari Rp 150 ribu menjadi Rp 400 ribu," ujarnya.

Menurutnya, uang tersebut bukan untuk pribadi panitia, tapi digunakan untuk kebutuhan pembuatan sertifikat.

Misalnya untuk membeli materai, biaya patok, dan untuk honor panitia.

Selain itu, juga untuk biaya transportasi dari Desa Kertayasa ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN).

"Kami siap hitung-hitungan biaya itu untuk apa saja. Kami ada datanya semua," ucapnya.

Libur Natal dan Tahun Baru 2019, Pemandian Air Panas Guci Tegal Dikunjungi 46.705 Wisatawan

Kemudian, Kepala Desa Kertayasa, Siswanto menegaskan, terkait dengan biaya PTSL, bukan keinginan panitia maupun pemerintah desa.

Justru, menurut dia, warga atau peserta PTSL yang menghendaki harga tersebut.

Dia siap membuktikan itu karena dirinya menyimpan data visualnya.

"Saya ada videonya. Bahkan, waktu itu ada perwakilan dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa) yang menyaksikan harga itu," tegasnya.

Halaman
123
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved