PCNU Kebumen Angkat Bicara Penangkapan 'Kanjeng Sultan' yang Setubuhi Siswi SMA

ada tidaknya ajaran sesat di padepokan milik "Kanjeng Sultan" HSN atau Kyai Syawal di Desa Tepakyang Adimulyo Kebumen.

PCNU Kebumen Angkat Bicara Penangkapan 'Kanjeng Sultan' yang Setubuhi Siswi SMA
Istimewa
Kanjeng Sultan atau Kyai Syawal, terduga pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur, diamankan di Polres Kebumen 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN- Kantor Kemenag Kebumen masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan (Pakem) untuk membahas ada tidaknya ajaran sesat di padepokan milik "Kanjeng Sultan" HSN atau Kyai Syawal di Desa Tepakyang Adimulyo Kebumen.

Kepala Kantor Kemenag Kebumen Imam Tobroni mengatakan, selain pihak terkait, pihaknya juga menjalin komunikasi dengan Polres Kebumen yang menangani kasus itu dari sisi hukum.

Pihaknya juga masih menghimpun informasi yang lengkap untuk mengkaji ajaran di pondok itu.

"Intinya kami masih koordinasi dengan Pakem, Polres untuk membahas itu. Sehingga belum bisa disampaikam secara utuh,"katanya

Kyai Syawal belakangan ini mendadak jadi buah bibir. Pemimpin sebuah pondok atau padepokan di Desa Tepakyang Adimulyo itu ditangkap karena kasus dugaan persetubuhan anak di bawah umur.

Usai kasus mencuat, aktivitas padepokan itu pun menjadi sorotan, khususnya menyangkut ajaran Kyai Syawal yang ditularkan ke para santrinya.

Dua tahun lalu, Syawal juga sempat berurusan dengan polisi lantaran seorang santrinya meninggal usai menjalani ritual tapa 40 hari sesuai petunjuknya.

Tetapi kala itu, Syawal bebas dari jerat hukum lantaran santrinya itu menjalani laku tapa atas kemauan sendiri.

Kini, padepokan Syawal kembali didatangi polisi. Ia pun ikut digelandang ke Mapolres karena tersandung masalah hukum terkait dugaan persetubuhan anak bawah umur.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved