Setda Klaten Imbau Kepala OPD di Klaten Tak Gampang Sebar Berita Hoaks di Sosial Media

"Biasanya oknum-oknum tak bertanggungjawab ini juga mengunggah pesan usang di konteks berbeda seolah-olah terjadi sekarang," urai dia

Setda Klaten Imbau Kepala OPD di Klaten Tak Gampang Sebar Berita Hoaks di Sosial Media
GOOGLE
Ilustrasi hoax 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, KLATEN - Setda Klaten mengimbau kepala OPD serta masyarakat di Klaten untuk mengantisipasi berita hoaks di sosial media.

Caranya adalah dengan tak serta merta membagikan link berita di akun media sosial pribadi.

Hal itu diungkapkan Kabag Humas Setda Klaten, Wahyudi Martono, Rabu (9/1/2019).

Menurut Wahyudi, hal tersebut merujuk kepada Undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dirinya pun mengajak masyarakat, termasuk para kepala OPD di Klaten untuk bijak dan cerdas bermedia sosial.

"Seperti Twitter, Facebook, Whatsapp dan lain-lain, mereka perlu mempertimbangkan etika hukum, kesopanan dan kepatutan. Jangan langsung share yang hoaks-hoaks," tuturnya.

Sekali lagi ia meminta kepada aparatur sipil negara, ormas, LSM, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh warga masyarakat Klaten memperhatikan hal tersebut.

Dengan tak mudah membagikan link berita yang tak kredibel dan belum tentu kebenarannya, maka menurutnya akan sedikit banyak membuat Klaten menjadi kawasan yang nyaman dan damai.

"Misal mereka dalam bertukar informasi melalui media sosial harus memperhatikan aspek kebenaran, kemanfaatan, inspirasi, dibutuhkan, dan bernilai kebaikan atas pesan yang disampaikan," ujarnya.

Menurut Wahyudi, berita bohong atau hoaks di sosial media cenderung bersifat sensasional, berbau sara, mengadu domba, serta memiliki sumber yang tidak jelas.

"Biasanya oknum-oknum tak bertanggungjawab ini juga mengunggah pesan usang di konteks berbeda seolah-olah terjadi sekarang," urai dia.

Ia pun mengajak masyarakat di Klaten agar membiasakan diri mengecek kebenaran pesan ke lembaga berwenang, agar tidak sesat informasi. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved