Supir Ini Melapor Kemalingan Rp 59 Juta, Polres Salatiga Ungkap Fakta Lain

Kapolres Salatiga, AKBP Gatot Hendro Hartono mengatakan, kedua tersangka merupakan komplotan

Supir Ini Melapor Kemalingan Rp 59 Juta, Polres Salatiga Ungkap Fakta Lain
Tribunjateng.com/Eka Yulianti Fajlin
Kapolres Salatiga mengungkap kasus tindak pidana pencurian di Halaman Mapolres Salatiga, Kamis (10/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Eka Yulianti Fajlin

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Jajaran Polres Salatiga berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang dilakukan Adi Setiawan dan Sugihartono.

Kapolres Salatiga, AKBP Gatot Hendro Hartono mengatakan, kedua tersangka merupakan komplotan.

Adi Setiawan yang bekerja sebagai supir angkutan diminta oleh pimpinan perusahaan untuk menyetorkan uang senilai Rp 59.284.000 ke sebuah bank.

Saat dalam perjalanan, si pelaku menghubungi rekannya, Sugihartono untuk bekerja sama mengambil uang tersebut.

Sang driver keluar dari kendaraan dengan mengunci kendaraan tersebut.

Lalu, rekannya, Sugihartono merusak kunci tersebut dengan menggunakan obeng.

Setelah pintu mobil terbuka, dia mengambil uang tersebut dan membawa pergi.

Kemudian, sang driver melapor ke pihak perusahaan seolah-olah mobilnya di bobol.

"Perusahaan awalnya tidak menduga bahwa pencurian uang tersebut dilakukan oleh sang driver. Setelah dilakukan penggembangan penyelidikan, benar bahwa driver mengakui bahwa dia bekerja sama dengan rekannya," papar Gatot saat ungkap kasus, Kamis (10/1/2019).

Pada saat penangkapan, petugas berhasil menemukan barang bukti uang tunai dan dua buah ponsel milik pelaku.

Sementara itu, driver yang menjadi pelaku pencurian uang tersebut, Adi Setiawan mengatakan, kerap dititipi uang oleh perusahaan untuk disetorkan ke bank.

Namun, dia mengaku, baru kali ini melakukan pencurian uang perusahaan lamtaran himpitan ekonomi.

"Saya melakukan ini karena saya sedang tidak punya uang untuk membayar hutang. Teman saya pun sama," ucap Adi.

Akibat perbuatannya, kini kedua tersangka ditahan di rumah tahanan Polres Salatiga dan dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (*)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved