KPU Kota Semarang Bentuk Tim Relasi, Ini Tujuannya

Pembentukan Tim Relasi itu untuk membantu KPU Kota Semarang dalam sosialisasi pemilu agar dapat menyentuh seluruh segmentasi pemilih.

KPU Kota Semarang Bentuk Tim Relasi, Ini Tujuannya
TRIBUN JATENG/M ZAENAL ARIFIN
Ketua KPU Kota Semarang, Henry Cassandra Goeltom. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Eka Yulianti Fajlin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang membentuk Tim Relawan Demokrasi (Relasi) guna membantu menyukseskan pesta demokrasi April 2019 mendatang.

Pembentukan Tim Relasi itu untuk membantu KPU Kota Semarang dalam sosialisasi pemilu agar dapat menyentuh seluruh segmentasi pemilih.

Ketua KPU Kota Semarang Henry Casandra Gultom mengatakan, KPU membagi segmentasi pemilih menjadi 11 segmen.

Adapun segmen yakni pemilih pemula, pemilih muda, basis keluarga, disabilitas, berkebutuhan khusus, komunitas perempuan, kelompok, keagamaan, pemilih marginal, pegiat internet, dan kelompok demokrasi sendiri.

"Tugas tim Relasi yaitu melakukan sosialisasi kepada 11 segmen pemilih itu," terang Henry kepada Tribunjateng.com, Minggu (13/1/2019).

Dia membeberkan, KPU Kota Semarang membutuhkan 55 relawan untuk melakukan sosialisasi kepada 11 segmen tersebut.

Jika 55 relawan tersebut terbentuk, imbuh Henry, mereka akan mendapatkan bimbingan teknis terkait pelaksanaan pemilu.

Adapun masa kerja Tim Relasi ini berlangsung selama 3 bulan.

Menurutnya, pembentukan tim tersebut dinilai efektif untuk menyasar pemilih dari berbagai kalangan.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved