Pengelolaan Wisma Atlet Kemayoran Masih Belum Jelas Seusai Asian Games 2018

Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelolaan Komplek (PPKK) Kemayoraan belum mengelola Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

Pengelolaan Wisma Atlet Kemayoran Masih Belum Jelas Seusai Asian Games 2018
Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR
Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. 

TRIBUNJATENG.COM - Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelolaan Komplek (PPKK) Kemayoraan belum mengelola Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

Wisma tersebut merupakan salah satu proyek dari peninggalan acara akbar Asian Games 2018 di Indonesia.

Riski Renando, Direktur Perencana Pusat Pengelolaan Komplek (PPKK) mengatakaan sampai saat ini belum ada perkembangan dalam pembahasan pemanfaatan Wisma Atlet Kemayoran.

Pasalnya semua hal tersebut masih menunggu arahan dari pihak terkait yaitu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (PUPR).

Jumlah Atlet di Luar Perkiraan, Wisma Atlet Penuh, Timnas Indonesia Pindah ke Hotel

Aksi Warga Aceh Ramai-ramai Buat Paspor Berbuntut Turunya Harga Tiket Pesawat

"Belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut karena belum ada arahan resmi dari Kementerian,” katanya, Minggu (13/1/2018).

Sehingga Riski menegaskan wisma dengan konsep rusunawa itu kosong melompong tak berpenghuni hingga 2019.

"Masih kosong untuk saat ini," tegasnya.

Selain itu, anggaran untuk membangun wisma tersebut cukup besar, yakni mencapai Rp 3,4 triliun.

Menurut Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2016, peruntukan rusunawa itu untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Namun hinggi kini pihak terkait masih menunggu konfirmasi nya.

Sebagai tambahan informasi perawatan rusnawa wisma atlet hingga 2019 tersebut masih diurus oleh pihak terkait yaitu PUPR. (kontan.co.id)

Editor: suharno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved