Video Terbaru Gunung Anak Krakatau Seusai Tsunami Selat Sunda, Resmi dari BNPB

Saat longsor hingga sebabkan Tsunami Selat Sunda, Gunung Anak Krakatau yang tadinya memiliki tinggi 338 meter, kini hanya memiliki tinggi 110 meter.

Video Terbaru Gunung Anak Krakatau Seusai Tsunami Selat Sunda, Resmi dari BNPB
Twitter/Sutopo Purwo Nugroho
Video Gunung Anak Krakatau Terbaru. Saat longsor hingga sebabkan Tsunami Selat Sunda pada Sabtu (22/12/2018), Gunung Anak Krakatau yang tadinya memiliki tinggi 338 meter, kini hanya memiliki tinggi 110 meter. 

TRIBUNJATENG.COM- Tsunami Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu (23/12/2018) pukul 21:33 WIB, disebabkan oleh longsornya material sedimen di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Gunung Anak Krakatau yang tadinya memiliki tinggi 338 meter, kini hanya memiliki tinggi 110 meter.

Tinggi Gunung Anak Krakatau telah berkurang sebanyak 228 meter.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho melalui akun Twitternya, Minggu (13/1/2019).

"Tubuh GAK telah banyak berubah. Saat ini tinggi GAK hanya 110 meter dari sebelumnya 338 meter. Jumlah letusan cenderung menurun. Status masih Siaga. Zona berbahaya 5 km dari puncak kawah," cuitnya.

Berikut ini video penampakan Gunung Anak Krakatau pasca longsor yang sebabkan Tsunami Selat Sunda:

Sutopo menegaskan, perubahan morfologi Gunung Anak Krakatau begitu cepat.

Perubahan morfologi Gunung Anak Krakatau yang begitu cepat. Pascalongsor bawah laut (22/12/2018) menyebabkan kawah berada di bawah permukaan laut. Namun pada 9/1/2019 bagian barat-barat daya yang sebelumnya di bawah permukaan laut, saat ini sudah di atas permukaan laut.

Sutopo menegaskan, meski letusan cenderung menurun, namun status Siaga masih disandang oleh Gunung Anak Krakatau.

Letusan paling banyak terakhir terjadi pada Kamis (3/1/2019) pukul 12:03 WIB, yakni sebanyak 37 kali dalam sehari.

Halaman
1234
Penulis: Wilujeng Puspita
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved