Dua Tukang Parkir Liar Diamankan Tim Saber Pungli Polrestabes Semarang

Tim Saber Pungli Polrestabes Semarang mengamankan dua tukang parkir liar dari dua titik di Kota Semarang.

Dua Tukang Parkir Liar Diamankan Tim Saber Pungli Polrestabes Semarang
Sejumlah petugas siap berangkat melakukan operasi gabungan penertiban parkir, di Balai Kota, Kamis (20/8/2015). Operasi gabungan itu menyasar pelanggaran parkir di beberapa kawasan Kota Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tim Saber Pungli Polrestabes Semarang mengamankan dua tukang parkir liar dari dua titik di Kota Semarang.

Dua tukang parkir liar ini ditangkap di Jalan Bojong Salaman tak jauh dari Bridge Fontain dan sepanjang jalan di SMK 4 Semarang tepatnya sisi timur GOR Tri Lomba Juang.

Wakapolrestabes Semarang yang juga ketua tim Saber Pungli, AKBP Enrico Silalahi, mengatakan, pihaknya menangkap keduanya lantaran adanya laporan masyarakat yang resah atas penarikan tarif parkir yang jauh di atas tarif normal.

"Itu laporan masyarakat, kami cepat tanggap langsung mengamankan," kata Enrico kepada Tribun Jateng, Senin (14/1/2019).

Dua pelaku yang diamankan yakni Thesa Nur Aji (23) warga Semarang Barat yang diamankan di Jalan Bojong Salaman.

Dari tangan Thesa, polisi menyita barang bukti uang Rp 175 ribu hasil penarikan parkir liar.

Selanjutnya pelaku yang diamankan di jalan sepanjang SMK 4 Semarang bernama Yudi Mardiyanto (39) warga Mugas, Semarang Selatan.

Dari tangan Yudi, polisi menyita barang bukti uang hasil penarikan parkir senilai Rp 265 ribu.

Enrico menyebut, kedua pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk mengembangkan jaringan parkir liar tersebut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kedua pelaku menarik uang parkir jauh di atas tarif normal.

Keduanya menarik tarif parkir sepeda motor Rp 5 ribu dan mobil Rp 10 ribu.

Enrico mengatakan, pihaknya masih mengembangkan keterangan kedua pelaku untuk mengetahui keterlibatan oknum lain yang ada di belakang keduanya.

"Tentu akan dikembangkan ke arah situ untuk penyidikan," katanya.

Setelah menjalani pemeriksaan, kedua tersangka akan dikirim ke Pengadilan Negeri Semarang untuk menjalani sidang tipiring.

Keduanya melanggar pasal 7 ayat (3) Perda Kota Semarang nomor 2 tahun 2004 tentang Penyelenggaraan Parkie Swasta, Tempat Khusus Parkir dan Retribusi Tempat Parkir Khusus.(*)

Penulis: muh radlis
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved