Real Estate Indonesia Targetkan Penjualan Rumah Meningkat di Tahun 2019

Real Estat Indonesia (REI) menargetkan pembangunan rumah pada 2019 meningkat 10 persen dibanding 2018.

Real Estate Indonesia Targetkan Penjualan Rumah Meningkat di Tahun 2019
Facebook
Ilustrasi Perumahan Puri Indah Tampingan Boja, Kabupaten Kendal 

TRIBUNJATENG.COM - Real Estat Indonesia (REI) menargetkan pembangunan rumah pada 2019 meningkat 10 persen dibanding 2018.

Peningkatan itu berlaku untuk rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan rumah non-MBR.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) REI Paulus Totok Lusida mengatakan hal itu saat ditanya mengenai proyeksi kondisi properti Indonesia pada tahun ini.

"Kami targetkan tahun ini naik 10 persen, itu termasuk rumah MBR dan non-MBR," ujar Totok kepada Kompas.com, Senin (14/1/2019).

Program Satu Juta Rumah, Kementerian PUPR Targetkan Bangun 635.361 Unit di Tahun 2019

Pembangunan rumah akan dimulai pada Mei 2019 karena perlu waktu untuk mempersiapkan perubahan spesifikasi rumah sesuai ketentuan.

Mengenai harga pun saat ini sedang disiapkan dan akan berlaku mulai 1 April 2019.

Totok menambahkan, khusus untuk pembangunan rumah MBR perlu persiapan lebih lama karena menyangkut kebijakan dari pemerintah tentang relaksasi Pajak Penghasilan Pasal 22 (PPh 22) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) atas properti.

Untuk diketahui, Kementerian Keuangan berencana mengeluarkan regulasi itu guna mengurangi beban biaya para pengembang dan diharapkan mampu mendorong industri sektor properti agar lebih bergairah.

"Tinggal tunggu waktu saja. Ini masalahnya berhubungan dengan PPnBM dan PPh 22," kata Totok.

Dia mengungkapkan, penjualan rumah pada 2017 mengalami kondisi stagnan.

Halaman
12
Editor: suharno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved