Xiaomi Siapkan Rp 20 Triliun Untuk Bentuk Ekosistem Smart Home

Setelah melepas Redmi menjadi merek terpisah, Xiaomi kini mulai serius menggarap pasar di luar smartphone.

Xiaomi Siapkan Rp 20 Triliun Untuk Bentuk Ekosistem Smart Home
ISTIMEWA
Steven shi, Country Manager Xiaomi Indonesia menunjukkan duo ponsel Redmi 6 dan Redmi 6A di acara peluncuran di Jakarta, Selasa (4/8/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Setelah melepas Redmi menjadi merek terpisah, Xiaomi kini mulai serius menggarap pasar di luar smartphone.

Vendor ponsel China itu menggelontorkan investasi besar untuk pengembangan smart home.

Dalam sebuah diskusi yang membahas tentang rencana Xiaomi ke depan, CEO Xiaomi, Lei Jun mengatakan perusahaan akan menginvestasikan sekitar 1,48 miliar dollar AS (sekitar Rp 20 triliun) untuk "AIoT".

AIoT sendiri merupakan gabungan dari istilah Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT).

Tak hanya itu, perusahaan juga baru-baru ini bekerja sama dengan TCL sebagai mitra untuk melebarkan sayap demi membentuk ekosistem smart home.

Lewat sebuah surat kepada karyawannya, Lei Jun menyinggung soal perkembangan perangkat pintar dan penggantian peralatan rumah tangga standar dengan yang terhubung internet.

"Akan ada jaringan AIoT yang menyusup setiap detik dan mengumpulkan pengguna yang besar, trafik, dan data," kata Jun sebagaimana dikutip KompasTekno dari Neowin, Senin (14/1/2019).

Selain AIoT, Xiaomi juga diketahui akan terus berinvestasi dalam bisnis ponsel pintar, termasuk merek Redmi yang baru saja memisahkan diri.

Xiaomi juga ditengarai akan melayani segmen pasar yang lebih spesifik lewat brand Poco dan Black Shark.

Pada awal tahun ini, performa Xiaomi di pasar ponsel pintar terlihat cenderung menurun.

Halaman
12
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved