Dinkes Kabupaten Pekalongan : Tiga Tahun Terjadi 440 Kasus DBD

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pekalongan terus gencarkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) untuk menekan angka pasien Deman Berdarah Dengue (DBD)

Dinkes Kabupaten Pekalongan : Tiga Tahun Terjadi 440 Kasus DBD
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Kantor Dinkes Kabupaten Pekalongan, Selasa (15/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pekalongan terus gencarkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) untuk menekan angka pasien Deman Berdarah Dengue (DBD) di Kota Santri.

Walaupun kasus pasien DBD di Kabupaten Pekalongan mengalami penurunan setiap tahunnya, namun pihak Dinkes mewaspadai tempat-tempat yang menjadi endemis DBD.

Pihak Dinkes menyatakan terdapat 50 desa yang menjadi endimis DBD dari 2016 hingga akhir 2018. Di mana total pasien DBD selama tiga tahun mencapai 440 orang.

Dipaparkan Yuhdi Syuhada Kasi Pencegahan Penyakit menular di Dinkes Kabupaten Pekalongan, penyebaran nyamuk DBD diprediksi pada Januari hingga Mei mendatang.

“Namun kami sudah melakukan penyemprotan sebagai antisipasi mewabahnya DBD, kami sudah melakukan hal tersebut di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan,” jelasnya, Selasa (15/1/2019).

Pihaknya menuturkan, Kecamatan Kajen tepatnya Desa Gandarum, Kecamatan Kedungwuni, Karangdadap, dan Bojong merupakan endemis DBD di Kabupaten Pekalongan.

“Ambang indeks DBD tidak boleh 20 persen keatas, dan di Kabupaten Pekalongan mengalami penurunan walaupun tidak secara signifikan. Pada 2016 indeks DBD mencapai 24 pwrsen, sedangkan 2017 turun menjadi 20 persen, hingga 2018 akhir mencapai 19,5 persen,” tambahnya.

Dijelaskannya jumlah kasus DBD di Kabupaten Pekalongan juga mengalami penurunan, pasalnya berbanding lurus dengan penurunan indesk DBD.

“Pada 2016 tercatat ada 240 kasus DBD, sedangkan 2017 kasus DBD 205 orang, dan terakhir 2018 menjadi 195. Jika ditotal mencapai 440 kasus selama kurun waktu tiga tahun,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan PSN dan penyemprotan secara intensif guna menekan angka kasus DBD pada 2019.

“Selain itu kami juga melakukan pengecekan ketersediaan trombosit yang dibutuhkan pasien di rumah sakit yang ada di Kabupaten Pekalongan,” imbuhnya.(*)

Penulis: budi susanto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved