Geram Lagunya Dicaplok Buat Kampanye Pilpres, Rapper Kill the DJ: Yang Tidak Terima Bukan Cuma Saya

Musisi Marzuki Mohammad alias Kill the DJ geram lantaran lagu ciptaannya 'Jogja Istimewa' dijadikan alat politik

Geram Lagunya Dicaplok Buat Kampanye Pilpres, Rapper Kill the DJ: Yang Tidak Terima Bukan Cuma Saya
Youtube
Lagu Jogja Istimewa 

TRIBUNJATENG.COM - Musisi Marzuki Mohammad alias Kill the DJ geram lantaran lagu ciptaannya 'Jogja Istimewa' dijadikan alat politik untuk mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dilansir oleh TribunWow.com, keberatan itu Kill the DJ sampaikan lewat akun sosial medianya.

Lewat akun Instagram @killthedj, Marzuki mengunggah video kampanye sekelompok emak-emak yang menyanyikan lagu 'Jogja Istimewa', Senin (14/1/2019).

Lagu 'Jogja Istimewa' diubah liriknya dengan kata-kata dukungan untuk Prabowo-Sandi di Pilpres 2019.

Lagu tersebut kemudian viral dan menuai kontroversi publik.

Lirik Jogja Istimewa yang Diubah

Jogja Jogja Jogja istimewa
Prabowo Sandi pilihan kita
Jogja Jogja Jogja istimewa
Adil dan makmur tujuan kita

Lirik Asli Lagu Jogja Istimewa

Jogja Jogja tetap istimewa
Istimewa negerinya, istimewa orangnya
Jogja Jogja tetap istimewa
Jogja istimewa untuk Indonesia

Sebagai pencipta, Kill the DJ langsung angkat bicara dan memberikan penjelasan bahwa ia tidak pernah memberikan izin penggunaan lagu itu untuk dipolitisasi.

Halaman
1234
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved