Relief Menambah Elegan Underpass Jenderal Soedirman Purwokerto

PPK jalur rel ganda Cirebon-Kroya, Yofi Okadriza mengatakan design relief Underpass Jenderal Seodirman disesuaikan nama jalannya.

Relief Menambah Elegan Underpass Jenderal Soedirman Purwokerto
Istimewa
Antusiasme warga mencoba melewati underpass Jenderal Soedirman Purwokerto, Selasa (15/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Permata Putra Sejati

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Warga Kelurahan Mersi, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Fito (25) takjub dengan underpass Jenderal Soedirman.

Underpass yang berada di Kelurahan Pasirmuncang dan Bantarsoka, Kecamatan Purwokerto Barat ini dibangun sejak bulan Februari 2018 dan selesai Desember 2018.

Underpass dibangun guna mengurangi kemacetan di Jalan Jenderal Soedirman saat melintasi perlintasan rel kereta api Purwokerto.

Designnya dibuat melingkar seperti huruf U dengan dua segmen.

Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Pasar Tradisional Kota Purwokerto Cenderung Turun

Segmen timur menjadi tanggung jawab Pemkab Banyumas, sedangkan segmen barat menjadi tanggung jawab PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Fito menuturkan selain mengurai kemacetan di sekitar rel kereta api, masyarakat juga dibuat terkesan dengan adanya relief bergambar.

"Bagus sekali, terutama relief yang tergambar di sepanjang kanan kiri jalan," ujarnya kepada Tribunjateng.com, Selasa (15/01/2019).

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) jalur rel ganda Cirebon-Kroya, Yofi Okadriza mengatakan design relief ini disesuaikan dengan nama jalannya.

"Design relief bergambar Panglima Besar Jenderal Soedirman memang disesuaikan dengan nama jalannya. Sekaligus mengenang jasa-jasanya juga," ungkap Yofi.

Guna menjaga kondusifitas underpass Jenderal Soedirman, pihaknya telah memasang portal pembatas ketinggian.

Hujan Deras, Pedagang di Car Free Day GOR Satria Purwokerto Kelimpungan Selamatkan Barang-barang

Portal dipasang di sisi barat dan timur dengan ketinggian 4,2 meter. Underpass tersebut juga dapat menahan beban hingga 8 ton.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, Sugeng Hardoyo juga menambahkan jika rekayasa lalu lintas akan dilakukan.

Di antaranya dengan pemasangan water barrier di jalan akses keluar underpass sebelah barat.

"Rambu lalu lintas juga disediakan seperti rambu verboden di jalan menuju stasiun," tambahnya. (*)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved