Awal Tahun, Terjadi 111 Kasus Demam Berdarah Dangue di Kabupaten Sragen. Dua Orang Tewas

Di Kabupaten Sragen, tercatat ada 111 kasus demam berdarah dangue (DBD) dengan dua korban meninggal dunia selama 1 hingga 14 Januari 2019 ini.

Awal Tahun, Terjadi 111 Kasus Demam Berdarah Dangue di Kabupaten Sragen. Dua Orang Tewas
tribunjateng/dok
ILUSTRASI Fogging mencegah demam berdarah dangue. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Faizal M Affan

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jawa Tengah cukup tinggi tahun ini.

Di Kabupaten Sragen, tercatat ada 111 kasus DBD dengan dua korban meninggal dunia selama 1 hingga 14 Januari 2019 ini.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan kasus DBD memang selalu terjadi saat musim penghujan seperti ini.

Untuk itu, gerakan 3 M (Menguras, Menutup dan Mengubur) harus digerakkan lagi.

"Bupati atau Wali Kota saya minta untuk segera bergerak, kader kesehatan juga harus bergerak. Tapi yang paling penting adalah rumah tangga, tolong genangan air, sampah dan sebagainya mulai hari ini kita gerakkan resik-resik lingkungan," kata Ganjar saat ditemui usai meninjau pembangunan Rest Area Jalan Tol Brebes Pemalang, Rabu (16/1/2019).

Sepanjang 2018, Wonogiri Daerah Paling Rawan Penyakit Demam Berdarah di Jateng

Lanjut Ganjar, masyarakat harus pro aktif untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Upaya untuk memberantas nyamuk penyebab Demam Berdarah harus intensif dilakukan.

Terkait penanganan saat ini, Ganjar mengaku telah memerintahkan Kepada Dinas Kesehatan untuk melakukan survei ke beberapa tempat yang marak terjangkit kasus DBD.

"Saya sudah perintahkan tadi Dinas Kesehatan segera melakukan survei ke beberapa tempat. Kalau nanti butuh tindakan khusus nanti akan ada sejumlah treatment untuk itu," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: faisal affan
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved