Airport Corner

Bandara Semarang: Fasilitas Tambahan Disiapkan Jelang Bagasi Bertarif

Maskapai dengan tarif rendah, atau Low Cost Carrier (LCC) yang mulai menghapus layanan bagasi gratis, atau free baggage allowance,

Penulis: hesty imaniar | Editor: Catur waskito Edy
Aviation Stack Exchange
Ilustrasi bagasi pesawat 

TRIBUNJATENG.COM,  SEMARANG -- Maskapai dengan tarif rendah, atau Low Cost Carrier (LCC) yang mulai menghapus layanan bagasi gratis, atau free baggage allowance, seperti Lion Air dan Wings Air, membuat pihak Bandara Ahmad Yani juga harus mempersiapkan fasilitas tambahan.

Fasilitas tambahan itu, digunakan untuk para penumpang, yang hendak akan terbang menggunakan dua maskapai tersebut.

Pelaksana Tugas Sementara General Manager PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani l, Cecep Marga Sonjaya, mengatakan, dengan adanya bagasi bertarif dari maskapai tersebut, pihak Bandara telah menyiapkan beberapa fasilitas tambahan untuk penumpang.

"Untuk fasilitas sudah kami rapatkan dengan teman-teman dari Lion Air sebelum tanggal 8 Januari kemarin, yang sifatnya adalah antisipasi. Jangan sampai terjadi kebingungan di para penumpang soal bagasi bertarif ini," katanya, Rabu (16/1).

Untuk menghindari kebingungan tersebut, pihak Angkasa Pura I Cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, memberlakukan counter tambahan di counter 17 dan counter 18.

"Dua counter ini nantinya akan melayani penumpang dari Lion Air, agar jangan ada antrean lebih. Jadi misal ada penumpang Lion yang membawa bagasi lebih, bisa dipindahkan ke counter tambahan 17 dan 18 tersebut untuk penumpang yang memiliki bagasi lebih dari 7 kilogram," bebernya.

Adapun Cecep juga menjelaskan, fasilitas lainnya untuk mensosialisasikan adanya bagasi bertarif ini, dengan cara memasang beberapa banner pengumuman di beberapa titik di Bandara.

Banner diletakkan di depan pintu check in area dan juga di titik customer service, bahwa adanya paid-baggage di maskapai Lion Air sudah diberlakukan.

"Jadi titik tersebut adalah titik di mana penumpang pasti akan melewatinya, sehingga sosialiasi ini bisa diterima langsung ke penumpang, meski diundur tanggal 22 Januari mendatang," ungkapnya.

Selain itu, fasilitas lainnya juga telah disiapkan pihak Bandara di mana disediakan ruangan khusus, jika diperlukan untuk maskapai Lion Air untuk melakukan konseling terhadap penumpangnya.

"Misal ada konflik antara operator maskapai dan penumpang, kita sudah siapkan ruangan khusus untuk konseling, agar tidak menimbulkan keributan di Bandara, dan hal ini juga sudah kami sampaikan, sehingga ruangan itu bisa digunakan sebagai penunjang fasilitas yang kami siapkan," ujar Cecep, yang juga menyebutkan ada beberapa security yang dsiapkan untuk pengamanan jelang bagasi bertarif itu.

Low Season

Ditanya soal dampak yang nantinya dan saat ini yang sudah dihadapi oleh pihak bandara, Cecep menjelaskan, bahwa, sampai saat ini belum tampak dampak yang cukup berarti seperti bandara lainnya.

"Hanya saja, memang yang kemarin penumpang menggunakan maskapai Lion Air jadi bergantian ke airline lainnya, tapi di Lion juga ada Batik Air yang menjadi pilihan lainnya bagi para penumpang ini," jelasnya, yang mengaku belum ada dampak berarti dari adanya bagasi bertarif tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved