Breaking News:

Detik-detik Mengerikan: Teroris Serang Hotel Mewah DusitD2, 21 Tewas

Drama penyanderaan di Nairobi sudah berakhir setelah seluruh penyerang dibunuh, sebut Presiden Kenya Uhuru Kenyatta.

AFP/GETTY IMAGES
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM -- Drama penyanderaan di Nairobi sudah berakhir setelah seluruh penyerang dibunuh, sebut Presiden Kenya Uhuru Kenyatta.

Insiden itu dimulai pada Selasa (15/1) sore waktu setempat, ketika sejumlah pria bersenjata memasuki kompleks perkantoran di Distrik Westlands, Kota Nairobi.

Sedikitnya 21 orang tewas dan 28 lainnya cedera dalam serangan itu. Adapun sebanyak 19 orang masih hilang, menurut Palang Merah Kenya.

Pemain Keturunan Belanda Ini Ngebet Ingin Perkuat Timnas Indonesia, Proses Naturalisasi Lancar

Kelompok milisi Al Shabab yang berbasis di Somalia mengklaim berada di balik serangan terhadap kompleks yang menampung hotel mewah DusitD2.

Kantor berita Reuters, yang mengutip pernyataan Al-Shabab, melaporkan kelompok tersebut melakoni serangan "sebagai tanggapan" atas keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan Jerusalem sebagai ibu kota Israel.

Belum jelas berapa banyak penyerang yang terlibat, namun kepala kepolisian Kenya, Joseph Boinnet, menuturkan kepada kantor berita AFP bahwa ada "lima teroris".

Sebanyak dua orang yang diyakini terlibat serangan ditahan melalui razia, pada Rabu (16/1), demikian dilaporkan AFP.

Presiden Uhuru Kenyatta menjelaskan, sebanyak 700 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan aman.

Dia menambahkan, "setiap orang yang terlibat dalam pendanaan, perencanaan, dan eksekusi aksi keji ini" akan diburu "tanpa henti".

Sejumlah warga sipil terjebak di dalam kompleks perkantoran selama beberapa jam.

Kronologi Kejadian

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved