Komisioner Bawaslu Jateng Nilai Baliho Caleg di Pertigaan Subur Temanggung Bukan APK

Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jateng, M. Rofiudin, mengatakan baliho Caleg

Komisioner Bawaslu Jateng Nilai Baliho Caleg di Pertigaan Subur Temanggung Bukan APK
TRIBUN JATENG/YAYAN ISRO ROZIKI
Baliho bergambar Rukma Setyabudi, di Jalan Diponegoro, Kamis (17/1/2019). Di papan tersebut, sebelumnya terpasang baliho bergambar caleg DPR RI dari PKB Abdul Kadir Karding, yang kemudian ditertibkan Bawaslu Temanggung pada Rabu (16/1/2019). 

Baliho tersebut terpaksa dicopot lantaran pemasangannya melanggar zona larangan yang telah ditetapkan, berdasarkan Keputusan KPU Temanggung nomor 245/PL.01.5-Kpt/3323/KPU-Kab/X/2018.

Diketahui, Abbdul Kadir Karding merupakan caleg nomor urut 1 DPR RI‎ untuk daerah pemilihan (Dapil) Jateng VI.

Dapil tersebut meliputi Kabupaten Purworejo, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Magelang, dan Kota Magelang.

‎Belum genap 24 jam dari waktu pencopotan tersebut, di titik dan papan yang sama muncul baliho bergambar caleg dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Rukma Setyabudi.

Namun, baliho bergambar Rukma, --dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPRD Jateng--, tersebut berisi ajakan untuk menyukseskan gelaran Pilpres dan Pileg 2019: 'No Hoax, No SARA, No Politik Uang'.

Di baliho ini, sama sekali tak ada ajakan untuk memilih Rukma sebagai‎ caleg DPR RI.

Pun demikian, tak ada logo Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, partai tempat Rukma bernaung, maupun nomor urut partai atau nomor urut dirinya sebagai caleg. (*)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved