Lasmi Desak Komdis PSSI Beri Sanksi Berat ke Wasit ML

Lasmi mendesak Komdis PSSI agar segera menjatuhkan sanksi kepada ML atas ulahnya yang diduga menjadi bagian dari mafia pengatur sepakbola.

Lasmi Desak Komdis PSSI Beri Sanksi Berat ke Wasit ML
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKKI
Mantan Manajer Timnas U 16 Putri, Lasmi Indaryani 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Pengungkapan kasus mafia bola memasuki babak baru.

Penangkapan ML selaku koordinator wasit oleh Satgas Anti Mafia Bola menambah daftar tersangka yang diduga terlibat dalam kasus pengaturan permainan sepakbola.

Lasmi Indaryani, mantan Manajer Persibara selaku pelapor mafia bola mengapresiasi kinerja Satgas yang mampu mengembangkan penyidikan berdasarkan laporan dan bukti yang telah diberikannya.

Atas pengembangan itu, Satgas mampu menemukan bukti atas dugaan keterlibatan ML alias BM.

Pengacara Lasmi Indaryani Boyamin Saiman mengatakan, sebelumnya, sekitar 10 hari yang lalu, kliennya punya peran atas tertangkapnya ML atau BM.

"Lasmi telah menyerahkan bukti rekaman adanya penerimaan sejumlah uang sebanyak Rp 10 juta dan Rp 10 juta oleh oknum ML tersebut digunakan untuk entertaint biaya karaoke," katanya.

Berdasarkan bukti rekaman inilah, Satgas dinilainya berhasil mengembangkan dan menemukan bukti dugaan keterlibatan ML hingga kemudian menangkapnya.

Bukan hanya ke Satgas, bukti rekaman sama juga telah diberikan kepada Komdis PSSI sewaktu Lasmi Indaryani dipanggil Komdis PSSI pada tanggal 8 Januari 2019.

Karena itu, pihaknya mendesak Komdis PSSI agar segera menjatuhkan sanksi kepada ML atas ulahnya yang diduga menjadi bagian dari mafia pengatur sepakbola.

"Adapun bentuk sanksi kepada ML, lami menyerahkan sepenuhnya kepada Komdis PSSI," katanya.

Ia berharap pengorbanan Lasmi Indaryani yang berani buka-bukaan terkait adanya mafia pengatur permainan sepak bola itu ditindaklanjuti dengan keseriusan aparat dalam membongkar kasus itu.

Lasmi Indaryani disebutnya korban yang berani bersuara dengan segala risikonya.

Dalam menuntaskan kasus itu, Satgas dan Komdis PSSI diharap tidak berhenti pada pemprosesan terhadapl 11 orang yang telah ditangkap Satgas.

"Kami betul-betul berharap sepakbola bersih dari mafia di semua tingkatan liga dan bersih dari oknum pengurus yang hanya mencari keuntungan pribadi," katanya.(*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved