Prabowo Sebut Klaten Diserbu Beras Impor, Bupati Klaten : Januari 2019 Surplus Beras 131.188 Ton

Capres Prabowo Subianto menyinggung Kabupaten Klaten diserbu beras impor saat masa panen membuat petani menjerit

Prabowo Sebut Klaten Diserbu Beras Impor, Bupati Klaten : Januari 2019 Surplus Beras 131.188 Ton
Youtube
Pidato Prabowo Subianto 

TRIBUNJATENG.COM - Capres Prabowo Subianto menyinggung Kabupaten Klaten diserbu beras impor saat masa panen membuat petani menjerit. 

Hal itu salah satu materi yang disampaikan Prabowo saat berpidato bertema Indonesia Menang di JCC-Jakarta, Senin (14/1/2019).

Sontak, pernyataan Capres nomor urut 02 itu mendapat tanggapan dari petani, pengusaha penggilingan beras, hingga Bupati Klaten Hj Sri Mulyani.

Menanggapi pernyataan Prabowo tersebut, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani menegaskan, tidak ada serbuan beras impor di Kabupaten Klaten.

Bahkan di Kabupaten Klaten sampai Januari 2019 masih surplus beras sebanyak 131.188 ton, karena selama ini Klaten dikenal sebagai lumbung beras nasional.

Menurut rilis yang diterima TribunSolo.com, pernyataan itu disampaikan Bupati Klaten Hj Sri Mulyani saat meninjau penggilingan padi milik warga Desa Kepanjen, Kecamatan Delanggu, Klaten, Harjono, pada Rabu, (16/1/2019) siang.

Menurut Sri Mulyani, sejauh ini tidak ditemukan adanya serbuan beras impor di Kabupaten Klaten.

Selain itu juga tidak ada petani di Klaten yang resah karena beras impor.

"Luas panen padi di Klaten seluas 74.372 hektar dengan produktivitas 5,8 ton per hektar," ujar Sri Mulyani Rabu, (16/1/2019) siang.

"Kemudian produksi gabah di Klaten sampai Januari 2019 sebanyak 431.359 ton atau setara 259.291 ton beras dan untuk kunsumsi beras rakyat Klaten 125.103 ton," tambahnya.

Halaman
12
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved