Breaking News:

Saat Mencangkul di Pekarangan Rumah, Warga Kemranjen Banyumas Menemukan 800 Peluru Aktif

Mulyadi (60) warga desa Karangsalam RT 01 RW 02, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas terkejut menemukan 800 peluru aktif

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRI SEJATI
Bhabinkamtibmas, Babinsa dan warga turut menunjukan 800 butir peluru temuan Mulyadi, pada (17/01/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Permata Putra Sejati

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Mulyadi (60) warga desa Karangsalam RT 01 RW 02, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas terkejut menemukan 800 peluru aktif di pekarangan rumahnya, Kamis (17/1/2019).

Awal mula penemuan, ketika Mulyadi menggali tanah menggunakan cangkul di pekarangan rumahnya.

Ketika menggali pada kedalaman 30 cm, tiba-tiba ujung cangkul mengenai benda logam.

Muncul gundukan beberapa butir peluru senjata api dengan kondisi yang sudah berkarat.

"Awalnya saya kira batu biasa. Setelah dilihat lebih seksama, saya kaget ternyata adalah peluru-peluru," ujar Mulyadi.

Mendapati di pekarangan rumahnya terdapat peluru-peluru aktif. Mulyadi langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Polsek Kemranjen Bripka Akhmad KF. Informasi tersebut langsung diteruskan kepada Kapolsek Kemranjen, AKP Sumanto.

Mendengar kejadian tersebut pihak Polsek Kemranjen dipimpin Kapolsek AKP Sumanto langsung menuju TKP.

Sebagai upaya menjaga keamanan dan keselamatan warga sekitar.

"Peluru yang sudah diamankan berjumlah 800 butir. Masyarakat saya himbau supaya tidak mendekat, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Kapolsek Kemranjen, AKP Sumanto.

Menurut cerita rakyat yang berkembang, amunisi itu adalah peninggalan jaman Belanda.

Ketika persembunyian diketahui para tentara Indonesia meninggalkan lokasi tersebut dan amunisi yang terkubur di tanah. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved