Kesal Dipecat, Roby Nekat Curi Motor Bosnya dengan Alasan Sekadar Obati Kekesalan

Kapolsek Laweyan, Kompol Ari Sumarwono menjelaskan Roby mencuri satu unit sepeda motor Suzuki GSX R150 warna putih, plat AD 2646A TD.

Kesal Dipecat, Roby Nekat Curi Motor Bosnya dengan Alasan Sekadar Obati Kekesalan
Ilustrasi pencuri

Roby membeberkan alasannya mencuri sepeda motor. Dia berujar telah kecewa dan sakit hati terhadap sang juragan yang juga korban, Yoben Wahyu Budiyanto.

"Saya dikeluarkan dari pekerjaan tanpa alasan. Setahu saya, ada saudaranya datang minta pekerjaan, lalu saya kena pecat, diganti saudaranya si bos itu," beber Roby saat gelar perkara pencurian di Mapolsek Laweyan, Kota Surakarta, kemarin.

Padahal saya baru kerja 10 hari, sudah dipecat. Kerja di warung nasi goreng," imbuhnya.

Roby mengutarakan niatnya mencuri sepeda motor Yoben sekadar mengobati kekesalannya. Dia juga berujar tidak ada rencana menjual sepeda motor tipe sport itu.

"Kalau niat saya mencuri, saya tidak akan ambil motor saja. Saya pasti ambil ponsel dan dompet pak bos juga. Karena waktu itu, barang-barang itu ada di atas sofa semua. Saya hanya ingin dia tahu rasanya kehilangan sesuatu yang penting, bagi saya pekerjaan itu penting,"ujarnya.

"Walau sudah dipecat, saya sengaja masih tinggal di rumah pak bos. Mencari kelengahan untuk ambil motor itu. Bagaimana cara menghidupkan motor dengan remot sudah saya pelajari dengan mengamati saja," bebernya.

Roby terancam tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Dia terkena pasal 363 ayat 1 ke 3e KUHP, penjara paling lama tujuh tahun. (*)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved