Airnav Indonesia Akan Implementasikan Instrument Landing System Bandara Ahmad Yani Semarang

Berbagai upaya yang dilakukan Airnav Indonesia untuk meningkatkan pelayanan penyelenggaraan navigasi penerbangan.

Airnav Indonesia Akan Implementasikan Instrument Landing System Bandara Ahmad Yani Semarang
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Petugas air traffic control (ATC) Airnav Semarang pandu pesawat Kepresidenan saat akan lepas landas di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang. Kondisi steril setelah dikeluarkan Notice To Airman dari Airnav. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Berbagai upaya yang dilakukan Airnav Indonesia untuk meningkatkan pelayanan penyelenggaraan navigasi penerbangan.

Direktur Utama AirNav Indonesia Novie Riyanto menuturkan Airnav Indonesia merupakan satu-satunya penyelenggara pelayanan navigasi di Indonesia.

Airnav Indonesia merupakan BUMN yang tidak berorientasi kepada keuntungan.

"Kami BUMN yang berorientasi kepada keselamatan penerbangan dan pelayanan kepada pesawat udara," ujarnya saat konfrensi pers di kantor Airnav cabang Semarang, Sabtu (19/1/2019).

Pilot Asing dan Lokal Beri Penilaian Kinerja Airnav Indonesia, Ini Hasil Penilaiannya

Menurut dia, ada 283 bandara di Indonesia yang dilayaninya.

Saat ini di Jakarta ada 1200 pergerakan pesawat penerbangan per hari.

Pihaknya mampu melayani 81 penerbangan per jam.

"Kami sudah melampaui Singapura dari sisi kepadatan yang terpadat" kata dia.

Selain itu, AirNav juga melakukan pelayanan navigasi penerbangan di sejumlah ruang udara negara lain.

Halaman
123
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved