Airnav Indonesia Akan Implementasikan Instrument Landing System Bandara Ahmad Yani Semarang

Berbagai upaya yang dilakukan Airnav Indonesia untuk meningkatkan pelayanan penyelenggaraan navigasi penerbangan.

Airnav Indonesia Akan Implementasikan Instrument Landing System Bandara Ahmad Yani Semarang
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Petugas air traffic control (ATC) Airnav Semarang pandu pesawat Kepresidenan saat akan lepas landas di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang. Kondisi steril setelah dikeluarkan Notice To Airman dari Airnav. 

Novie menjelaskan seluruh ruang Indonesia hingga ketinggian 14 ribu kaki telah tertutul radar 100 persen.

Selain itu pihaknya juga melengkapi navigasi yaitu ADSB yang terkoneksi dengan GPS.

Anak-anak Imigran Pencari Suaka di Jawa Tengah Belum Bisa Bersekolah Lantaran Hal Ini

"ADBS dengan menggunakan data link bisa menjadi radar sitentik dengan akurasi tidak kalah dengan radar. Kedepannya kami tidak bergantung lagi dengan pihak luar karena Indonesia telah mampu membuat ADSB dan telah digunakan di Papua," Jelas dia.

Ia menuturkan Bandara Ahmad Yani Semarang Airnav akan bekerjasama dengan PT Angkasa Pura I untuk meningkatkan kapasitas termasuk ketelitian pendaratan.

Pihaknya meminta untuk merubah konfigurasi taxi way dan pergerakan pesawat di bawahnya ahar kapasitasnya meninngkat.

"Selain itu kami akan mengimplementasikan Instrument Landing System (ILS) di bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang," ujarnya. (*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved